April 2017 Kota Medan Tercatat Deflasi Sebesar 0,53 persen

Redaksi: Rabu, 03 Mei 2017 | 03.14.00

Ilustrasi 

MEDAN| HARIAN9 
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi  Sumatera Utara mencatatkan  Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Medan pada April 2017 secara umum menunjukkan adanya penurunan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS, pada bulan ini Kota Medan mengalami deflasi sebesar 0,53 persen.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi di Aula Kantor BPS Sumut Lantai V, Jalan Asrama No. 179 Medan, pada Selasa (02/05).

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 3,09 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau deflasi 0,25 persen, dan kelompok transportasi komunikasi dan jasa keuangan deflasi sebesar 0,12 persen. 

Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi sebesar 1,04 persen; kelompok sandang inflasi sebesar 0,17 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,52 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,05 persen.


Pada April 2017 kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi/deflasi, yaitu: kelompok bahan makanan -0,74 persen, kelompok makanan jadi, minuman,rokok dan tembakau -0,04 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,24 persen, kelompok sandang 0,01 persen, kelompok kesehatan 0,02 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan -0,02 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,00 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada April 2017 antara lain: cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, gula pasir, angkutan udara, cabai rawit, dan bayam.

Sementara komoditas yang mengalami peningkatan harga antara lain: tarif listrik, seng, tarif pulsa ponsel, sawi hijau, bawang putih, sabun cuci batangan, dan rokok kretek filter. (03)
Editor: Mardan H Siregar 


Komentar