Bupati Langkat Tinjau Murid SMP Sederajat yang Sedang Cermati UNBK

Redaksi: Kamis, 04 Mei 2017 | 01.51.00

Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH meninjau pelaksanaan UNBK di SMP N 1 Kecamatan Binjai, Rabu (3/5). (Foto: Hermansyah)

LANGKAT| HARIAN9 
Mencermati pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Berbasis Kertas Pinsil (UNBK) TA 2016/2017, dituntut sinkronisasi dalam kesiapan pelaksanaan. Sebab, momen tersebut bahagian pemuncak proses belajar mengajar siswa di tingkatan SMP sederajat.

Makanya, kolektifitas seluruh elemen mulai dari kesiapan siswa hingga pelaksana ujian bahkan pihak terkait lainnya termasuk arus listrik maupun jaringan internet sangat dibutuhkan. Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu SH, disampaikannya hal itu ketika meninjau pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Rabu (3/5).   

“Insya Allah semuanya berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga anak-anak peserta didik kita yang ikuti ujian baik berbasis komputer maupun pinsil kertas dapat dengan tenang menjalaninya,” katanya.

Ngogesa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Langkat Salam Syahputra SPd, MPd, pada kesempatan itu tekankan tinjauan terrsebut tidak bermaksud mengganggu konsentrasi peserta ujian tetapi berniat memastikan jika semuanya berjalan sebagaimana mestinya.

Terkait jumlah SMP sederajat yang ikuti UNBK saat masih 53 dari sekitar 200-an, Ngogesa menegaskan, pihaknya berupaya terus untuk memaksimalkan penambahan jumlah di tahun berikutnya menyusul terobosan demi terobosan yang diperbuat melalui Dikjar ke kementrian.

“Untuk menambah jumlah sekolah yang tentunya SMP sederajat sebagai peserta UNBK, Pemkab Langkat melalui dinas terkait terus berupaya melakukan terobosan guna mewujudkannya. Untuk pengantisipasian terjadinya gangguan listrik, jauh sebelumnya kita sudah meminta sekolah mempersiapkan cadangan misalnya genset,” sebut singkat Ngogesa Bupati dua periode yang memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.

Pada kesempatan sama, Salam didampingi Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 1 Kecamatan Binjai Pinta menjelaskan, tercatat 270 sekolah melaksanakan ujian nasional jenjang SMP/MTs negeri maupun swasta dengan perincian UNBK 53 dan UNKP 217 melibatkan peserta ujian 18.463 siswa.

“Seperti yang disampaikan pak Bupati tadi, kita sudah mensinkronkan kesiapan pelaksanaan ujian ini semaksimal mungkin. Mudah-mudahan sampai saat ini belum ada gangguan berarti dalam pelaksanaan ujian nasional ini, karena itu tadi pak bupati jauh sebelumnya sudah mengingatkan untuk mempersiapkan pengantisipasian semaksimal mungkin,” beber Salam diamini Pinta seraya jelaskan peserta ujian di SMPN 1 Kecamatan Stabat 319 pelajar.
      
Masih dari penjelasannya, Salam mengakui untuk persoalan ujian, jauh sebelumnya bupati sudah mengingatkan untuk ekstra serius. Apalagi yang kaitannya berbasis komputer, membutuhkan kesiapan cukup makanya seluruh sekolah menggelar UNBK diminta mempersiapkan genset menjaga kemungkinan terputusnya aliran listrik. Pun begitu, Salam akui jauh sebelumnya juga sudah membangun komunikasi dengan PLN agar arus tetap terjaga selama ujian berlangsung.

Dipaparkannya, kesiapan ujian akhir TA 2016/2017 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak seperti sekolah, orangtua maupun masyarakat, terutama dalam mempersiapkan sarana dan prasarana termasuk komputer maupun jaringannya. Bahkan, untuk tahun ini jumlah sekolah melaksanakan UNBK di  Langkat cukup banyak dibanding tahun lalu.

”Dan diharapkan peserta UNBK online mendatang bertambah lagi. (hs9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar