Dana Desa Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Bidan Desa

Redaksi: Senin, 01 Mei 2017 | 18.14.00

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, melakukan kunjungan kerja di wilayah timur Kabupaten Cirebon yang berbatasan dengan Jawa Tengah, Jumat (28/4).  (Foto: kemendesa)

CIREBON| HARIAN9
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, melakukan kunjungan kerja di wilayah timur Kabupaten Cirebon yang berbatasan dengan Jawa Tengah, Jumat (28/4). 

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kantor Desa Pabedilan Kaler, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon. Disini Eko melihat sarana kesehatan dasar dan berdiskusi dengan masyarakat terkait program kemandirian pelayanan kesehatan masyarakat desa.

"Saya datang ke sini karena minggu lalu bidan-bidan datang ke kantor langsung todong saya supaya datang (ke Cirebon). Saya terharu dengan perjuangan para bidan yang tanpa lelah dengan gaji kecil tetap mengabdi keluar masuk desa," ujarnya.

Diharapkannya, agar dana desa dapat dialokasikan untuk kesejahteraan para pegiat kesehatan desa atau bidan. Menurutnya, mereka telah menjadi bagian penting dalam proses pembangunan manusia di pedesaan.

“Bidan desa harus dilibatkan dalam forum desa yang membicarakan rencana anggaran dana desa. Kebutuhan kesehatan rakyat harus prioritas. Pastikan dana desa harus ada alokasi untuk operasional bidan bekerja melayani rakyat,” sebutnya.

Selain ke kantor desa, Eko juga mengunjungi Poskesdes dan PAUD yang berada di Desa Pabedilan Kaler. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi publik yang menghadirkan bidan desa, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan. Eko pun meminta agar aparat desa fokus pada empat program prioritas pembangunan desa.

“Tahun ini, ada empat program prioritas yaitu tentukan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), membangun embung air desa untuk tingkatkan produktivitas, dan membuat sarana olahraga desa,” jelasnya. (kemendesa/03)
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar