Dishub Labuhanbatu dan Polantas saling Tuding

Redaksi: Sabtu, 20 Mei 2017 | 11.35.00

Sebuah Truck Interculer yang bebas masuk kota di Rantauprapat. (Foto: Thamrin Nasution)

LABUHANBATU| HARIAN9
Truck Intercooler masih bebas melintas di inti Kota Rantau Prapat, ketika ditanya kewenangannya, Polantas Polres Labuhan Batu dengan Dinas Perhubungan, malah saling serang dan memberi penjelasan pembenaran.

Ternyata pada Kamis (18/5) sekitar pukul 14.42 WIB. Sebuah truck Intercooler tadinya keluar dari ujung Jalan Ahmad Dahlan, lalu berbelok ke kanan masuk Jalan Gatot Subroto menuju jalan inti kota/bundaran simpang IV Rantau Prapat.

Selanjutnya, walau hanya berjarak tidak sampai 10 meter dari Pos Polantas Simpang IV atau rumah dinas Kapolres Labuhan Batu, truk memiliki 10 ban dengan bak besi itupun, memutari tugu dan bebas berlanjut ke Jalan Diponegoro.

Bahkan, awalnya saat kepala truk intercooler tersebut di penghujung Jalan Ahmad Dahlan, bumper depan truk nyaris menabrak bodi samping kendaraan pengendara yang melintas dari Jalan Gatot Subroto.

Kadishub Labuhan Batu, Tuahta R Saragih dimintai tanggapan per telepon mengaku, tidak dapat berbuat banyak akan adanya keresahan pengendara sekaitan masih masuknya truk ke inti kota. Sebab, pihaknya tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan terlebih jika mengarah tilang.

Gawean mereka hanya sebatas melakukan teguran dan peringatan. 

"Bahkan pernah saya tangkap 12 truk. Tetapi ya itulah, semaksimalnya kita berbuat hanya paling mampu menahan buku uji saja," ujarnya.

Sesuai regulasi, kewenangan Dinas Perhubungan hanya berkaitan dengan sarana badan jalan, misalnya rambu-rambu atau sejenisnya. Soal penindakan, itu gawenya pihak kepolisian. Walaupun begitu, pihaknya sejak awal sudah melakukan koordinasi kepada pihak Polres Labuhan Batu serta upaya melakukan patroli pada jam-jam tertentu. 

"Tapi itulah, saat kita patroli, tidak ada yang melintas," jelasnya.

Sementara, keterangan yang disampaikan Kadishub sangat bertolakbelakang jika dibandingkan dengan pengakuan dari pihak kepolisian. Kasat Lantas Polres Labuhan Batu, AKP Mulizaldy, menjawab konfirmasi melalui pesan singkat, mengesankan dirinya tidak dapat berbuat banyak disebabkan adanya surat edaran Bupati Labuhan Batu.

"Seharusnya tidak boleh. Tapi, ada surat edaran dari Bupati Labuhan Batu yang memperbolehkan pada jam-jam tertentu, itu yang menjadi kendala," demikian bunyi pesan singkat yang dilayangkan AKP Mulizaldy. (Trn9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar