Kunjungan Kenegaraan Pertama Presiden Lithuania, Y.M. Dalia Grybauskaitė, ke Indonesia

Redaksi: Rabu, 17 Mei 2017 | 10.28.00

Presiden Lithuania, Y.M. Dalia Grybauskaitė akan melakukan kunjungan kenegaraan untuk pertama kalinya
 ke Indonesia (17/5).  (Foto: kemlu)

JAKARTA| HARIAN9
Presiden Lithuania, Y.M. Dalia Grybauskaitė akan melakukan kunjungan kenegaraan untuk pertama kalinya ke Indonesia (17/5). Dalam kunjungan kenegaraan ini, Presiden Lithuania akan didampingi oleh Menteri Energi Lithuania, Wakil Menteri Pertanian Lithuania, Duta Besar Lithuania untuk Indonesia yang berkedudukan di Tokyo, sejumlah pengusaha serta para jurnalis.

Pada kesempatan pertama ini, kunjungan Presiden Lithuania akan difokuskan pada kerja sama energi terbarukan, konservasi energi,  serta pengembangan bisnis di sektor energi. Lithuania sendiri memiliki kapabilitas dalam bidang energi surya, biomass dan biofuel.

Disamping bidang energi, bidang perdagangan dan investasi serta pertanian juga menjadi hal yang akan ditingkatkan dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Grybauskaitė. 

Pada tahun 2016, nilai perdagangan antara Indonesia dan Lithuania tercatat sebesar USD.38,6 juta. Lithuania menjadi pasar potensial Indonesia untuk komoditas produk pertanian khususnya tembakau, CPO dan kopi. Indonesia juga akan menjajaki transfer of technology di sektor mekanisasi pertanian dan teknologi peternakan.

Indonesia akan turut mendorong peningkatan investasi Lithuania dalam bidang transportasi, khususnya di bidang perawatan pesawat terbang, pengelolaan hanggar pesawat dan pelatihan pilot.

Tidak kalah penting, dalam kunjungan kenegaraan ini, bidang pariwisata dan pemberdayaan perempuan juga akan dibahas. Presiden Grybauskaitė sendiri merupakan presiden perempuan pertama di Lithuania dan menaruh perhatian besar dalam konteks pemberdayaan perempuan.

Selain acara resmi kenegaraan, Presiden Grybauskaitė direncanakan melakukan kegiatan budaya dengan mengunjungi tempat-tempat ikonik yang menjadi kebanggaan ibu kota Jakarta. (kemlu/03)
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar