Pencuri Sepeda Motor Diciduk Polsek Sunggal

Redaksi: Sabtu, 06 Mei 2017 | 01.11.00

Dua penyidik (juper) Polsek Medan Sunggal menginterogasi pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berhasil diciduk petugas Reskrim Polsek Medan Sunggal. Bersama barang bukti Sepeda Motor Honda Vario warna hitam BK 5267 AFD, tersangka Fahri Wijaya (24) warga Jalan Setia Makmur Dusun III Sesa Sunggal Kanan langsung diboyong ke komando.

Informasi diperoleh menyebutkan, Rabu 3 Mei 2017 pukul 18.40 WIB, korban Yulia Nurliana (42) warga Komplek Sri Gunting Blok 1-A No. 26 Desa Sei Beras Sekata Kecamatan Sunggal Deli Serdang bermaksud hendak Sholat Maghrib.

Tapi tiba-tiba dia melihat sepeda motornya yang diparkir didepan rumahnya sudah tidak ada lagi.

Mengetahui hal itu, korban selanjutnya mencari di seputaran rumahnya, dan tiba-tiba melihat seorang pria sedang mendorong sepeda motornya ke arah Masjid.

Tak mau hartanya coba dikuasai orang lain, korban langsung berteriak maling hingga warga yang ada di seputaran lokasi langsung mengamankan pelaku. 

Untuk penyidikan lebih lanjut dan tak mau main hakim sendiri, warga selanjutnya menghubungi petugas Reskrim Polsek Sunggal, dan tidak lama kemudian pelaku diciduk dan diboyong ke komando.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan mengatakan ketika melakukan aksi, dia bersama dua temannya berinisial, AD dan AR.

Peran mereka membobol lubang kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci Letter T. Dan tersangka berperan mendorong sepeda motor, namun saat diteriaki maling, AD dan AR melarikan diri.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono, SIK, dan Panit II Iptu Martua Manik, SH, MH, kepada Wartawan, Jumat (5/5/2017) siang membenarkan adanya hal tersebut.

"Tersangka bersama barang bukti sudah kita amankan, dan dua temannya masih kita kejar dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," sebut Daniel.

"Dan atas perbuatannya, tersangka dikenakan melanggar Pasal 363 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," jelas mantan Kapolsek Delitua. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar






Komentar