Datok Azmi Arifin Pusing dan Prihatin Memikirkan Maksiat

Redaksi: Minggu, 21 Mei 2017 | 10.02.00

Atas kedua dari kanan Azmi Arifin Datok Penghulu Kampung Kotalintang, ke tiga dari kanan Ustadz H.M Fajar,MA dan beserta perangkat Kampung Kotalintang. Yang dibawah Anak-anak Yatim dalam santunan diacara peringatan Isra’ Mi’raj ke-1438 Hijriah. (Foto: Jasmani)

ACEH TAMIANG| HARIAN9 
Dalam rangka memperingati hari besar Isra’ Mi’raj yang ke-1438 Hijriah, Remaja Mesjid Babul Huda Kampung Kotalintang, Kabupaten Aceh Tamiang  menggelar santunan anak yatim dan tausiah yang bertemakan “Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan Mari Kita Menjadikan Muslim Yang Bertaqwa Dan Bertawakal Kepada Allah SWT” dengan menghadiri penceramah Ustadz H.M Fajar, MA dari Kecamatan Karang Baru. Sabtu (20/05/2017) malam.

Dalam Pidato laporan pertanggung jawaban dari ketua panitia pelaksanaan Eko Agus Pramono menjelaskan terimakasih teman-teman panitia Remaja Mesjid Babul Huda Kotalintang yang telah terlibat untuk penyelenggaraan acara ini, perlu pula kami sampaikan ribuan terimakasih kami karena acara ini juga terselenggara berkat dukungan dari donatur-donatur dan masyarakat di lingkungan Kampung Kotalintang ini. 

"Hasil penggalangan dana yang kami terima dari masyarakat dan para donatur sebanyak Rp.2.308.000,- dan santunan anak-anak yatim untuk 25 Orang sejumlah Rp.1.720.000,- hingga total dana keseluruhannya berjumlah Rp, 4.109.000,- sisa kas Remaja Mesjid untuk sekarang ini Rp, 2.405.000,-,“ jelasnya.

Di akhir penyampaiannya menambahkan kami dari panitia Remaja Mesjid Babul Huda Kotalintang sebagai penyelenggara acara Isra’ Mi’raj ini berharap dalam tausiah yang akan disampaikan oleh Al-Ustadz H.M Fajar, MA nantinya, agar kita menjadi semakin dekat dengan Allah dan Rasulnya.

"Semoga dengan  memperingati hari besar Isra’ Mi’raj ini, bertambahlah keimanan dan ketaqwaan kita serta menjadikan kita menjadi golongan orang-orang  yang dicintai Allah SWT,” harapan Ketua Panitia.

Sementara dalam sambutan Pidato Datok Penghulu (Kepala Desa-red) Azmi Arifin  menyampaikan dalam pidatonya menjelaskan dalam hal ini kami sangat mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kampung Kotalintang agar saling menjaga dan mengawasi kampung kita ini apalagi selama ini kita melihat dimedia-media yang sedang berkembang dengan sebutan Intoleransi bahkan dengan sebutan bermacam-macam lainnya.

Jadi kalau ada permasalahan dikampung kita ini kami minta jangan didiamkan dan jangan dibiarkan karena nantinya akan berkembang menjadi permasalahan besar dan nantinya akan menjadi sulit kita membendung permasalahan-permasalahan tersebut, seperti contoh saya yakin Bapak dan Ibu sekalian pasti tahu siapa yang telah mencuri Bola Lampu jalan yang sengaja kita pasang untuk Bulan Puasa bahkan sebagai penerangan jalan untuk masyarakat Kotalintang.

"Sepuluh bola lampu yang hilang tersebut dari dana desa kita membelinya, kenapa ini kita biarkan bahkan ada yang mengatakan kami tahu tapi kami malas kasih tahu, berarti dengan kata-kata tersebut telah membiarkan hal yang tidak baik berkembang dikampung kita ini,” paparnya.

Lebih lanjut dalam penyampaiannya jujur saya pusing dan prihatin memikirkan Maksiat dalam kampung kita ini karena banyak saya dengan informasi dari luar bahwa di kampung kita ini ada yang menjual Shabu, menjual Ganja dan ada yang berjudi juga dibiarkan bahkan ada yang mendukung, jadi mau jadi apa Kotalintang ini.

"Seperti tadi siang menjelang azan Dzuhur saya mengambil Batu Dam yang sedang bermain judi, bahkan perempuan yang terlibat bermain judi, jadi kalau kedepan hal seperti ini terjadi lagi jangan salahkan kami sebagai perangkat desa kalau nantinya ada yang ditangkap Polisi, karena kami perangkat desa wajib melaporkan ke pihak berwajib, pada dasarnya kami telah menyampaikan bahkan telah melarang namun masih tetap melakukan maksiat dikampung ini,” jelas Azmi Arifin.

Lebih lanjut dalam tausiahnya, Ustadz H.M Fajar, MA menyampaikan tentang Shalat Lima waktu dan menjauhi segala larangan maksiat merupakan keharusan bagi umat Islam yang beriman kepada Allah SWT.

"Jadikanlahperingatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini untuk meningkatkan keimanan serta kecintaan kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagai penolong golongan manusia yang beriman diakhirat nanti,” ungkapnya.

Hadir dalam undangan acara tersebut Datok penghulu Kampung Kotalintang, Ketua BKM Kotalintang, Tok Imam Kampung Kotalintang, Khatib Mesjid Kampung Kotalintang, Para kadus Kampung Kotalintang, Ustad H.M Fajar, MA; serta perwakilan-perwakilan Muspika, Camat Kota Kualasimpang, Kapolsek Kota Kualasimpang, Danramil Kota Kualasimpang. (Jas9)
Editor: Mardan H Siregar 







Komentar