Polisi Antisipasi Daging Gelonggongan dan Ayam Tiren serta Sembako Jelang Ramadhan

Redaksi: Minggu, 21 Mei 2017 | 03.23.00

Salah seorang personil Satpol Intelkam Polres Labuhanbatu,sedang melakukan pengecekan disalah satu pasar di Rantauprapat. (Foto: Thamrin Nasution)

LABUHANBATU| HARIAN9 
Kapolres Kabupaten Labuhanbatu, AKBP. Frido Situmorang, Sik.,SH, Sabtu (20/05/17 ), mengatakan menjelang masuknya bulan Puasa Ramadhan, pihak Polres Kabupaten Labuhanbatu, menurunkan Tim Satgas Pangan keseluruh pasar-pasar terutama pasar yang menjual daging sapi, ayam di wilayah hukum Polres Kabupaten Labuhanbatu. 

"Operasi ini sebagai upaya dalam mengantisipasi beredarnya daging gelonggongan dan ayam tiren (mati kemaren) sehingga Masyarakat tidak keliru dalam membeli daging sapi dan daging ayam," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya tidak teraling-aling akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa saja yang melakukan praktik manipulasi terhadap kebutuhan Masyarakat tersebut.

"Oleh karenanya kami meminta kepada Masyarakat agar memberi laporan bila menemukan adanya penjualan daging sapi gelonggongan dan daging ayam tiren, untuk kita lakukan penindakan,"  tegasnya.

Tim Satgas Pangan dari Anggota Polres Labuhanbatu ini, dengan berpakaian preman dengan berkoordinasi dengan Dinas Pasar dan Perdagangan  memasuki lingkungan pasar-pasar, Supermaket melakukan pengecekan beberapa sembako baik harga maupun stok persediaan untuk menjaga situasi pangan selama bulan Ramadhan nantinya.

Salah seorang pedagang daging mengaku bernama M. Sembiring, saat disinggung tentang daging sapi gelonggongan dan daging ayam tiren.

"Daging seperti itu tidak pernah dijualnya dan tidak pernah ada ditemukan di Pasar Lama Rantauprapat ini," jelas M. Sembiring'

Secara terpisah salah seorang pedagang ayam di pekan Sigambal bernama K.boru Hasibuan mengatakan : Yang dikatakan ayam "Tiren" itu untuk pekan Sigambal ini sepengetahuan saya tidak ada yang menjualnya.

Boru Hasibuan ini menambahkan ciri-ciri dari daging ayam Tiren.

"Aroma dagingnya agak amis, dagingnya berwarna kebiruan tidak segar dan pucat, potongan pada bagian leher tidak lebar, pada bagian kepala atau leher terdapat bercak-bercak darah, inilah tanda-tanda daging ayam tiren itu," jelas boru Hasibuan

Dari pantauan awak media ini, Satreskrim Polres Labuhanbatu dibawah Pimpinan Kasat Reskrim AKP. M. Firdaus, SIK turun melakukan koordinasi dengan pihak Logistik Bulog Kabupaten Labuhanbatu, untuk mengetahui kondisi stok beras dan gula serta stabilitas harga pasar. (Trn9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar