Reformasi Perpajakan Penting untuk Mendukung Tercapainya SDG

Redaksi: Kamis, 18 Mei 2017 | 22.13.00

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi panelis dalam seminar “Harnessing Experience Towards Achieving Sustainable Development Goal (SDG)”, Annual Meeting Islamic Development Bank (IDB) yang ke 42 di Jeddah, Arab Saudi (16/05). (Foto: kemeneku)

JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, sisi kesenjangan pendapatan dan kemiskinan menjadi tantangan yang harus dihadapi. Untuk mendukungnya, dana yang diperlukan membutuhkan stabilitas penerimaan negara, melalui sistem perpajakan yang baik.  17 tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goal (SDG)) telah ditetapkan. Indonesia memiliki tantangan tersendiri untuk mencapai SDG tersebut.

Oleh karenanya, Indonesia akan melakukan reformasi perpajakan secara komprehensif, sehingga dapat meningkatkan grade Ease of Doing Business (EoDB) dan iklim bisnis yang baik untuk menarik investor asing. 

“Dengan demikian, reformasi perpajakan juga akan mencakup peningkatan kapasitas dan integritas pegawainya,” katanya saat menjadi panelis seminar “Harnessing Experience Towards Achieving Sustainable Development Goal (SDG)”, sebagai rangkaian Annual Meeting Islamic Development Bank (IDB) yang ke 42 di Jeddah, Arab Saudi (16/05).

Disorotinya, komitmen negara di dunia untuk mendukung kelanjutan SDG. Banyak negara besar mementingkan negaranya sendiri atau inward looking. 

“Komitmen bersama para pemimpin dunia untuk membuat pembangunan berkelanjutan masih banyak hanya sebatas diskusi dan tidak berpengaruh banyak pada peningkatan tarif hidup manusia,” jelasnya.

Untuk meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan ini, pemerintah perlu melibatkan berbagai lembaga seperti universitas  dan partai politik. 
“Universitas diharapkan bisa jadi pusat pembelajaran dan jejaring pengetahuan. Sementara partai politik, selain akan mendominasi parlemen, juga berperan besar dalam mencalonkan pemimpin di Indonesia,” ungkapnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar