Selama Ops,Patuh Toba 2017 angka pelanggaran naik 3,6 persen Tilang Meningkat, Bukti Masyarakat Labuhanbatu Masih Belum Patuh

Redaksi: Sabtu, 20 Mei 2017 | 13.26.00

Personil Polisi Lalu Lintas sedang mengelar Ops Patuh Toba 2017  di Pusat kota 
Rantauprapat.(Thamrin Nasution)


LABUHANBATU| HARIAN9 
Kami sangat berharap kepada seluruh Masyarakat khususnya Kabupaten labuhanbatu,agar terus mentaati peraturan berlalu lintas yang berkesinambungan, jangan hanya pada saat digelarnya operasi seperti ini saja, mari kita bersama mewujudkan sadar dan taat dalam berlalu lintas, demikian disampaikan Kapolres Kabupaten Labuhanbatu, AKBP. Frido Situmorang SIK. SH. di Mapolres Rantauprapat, Jum'at (19/05/17).

Kata Kapolres Frido,pihak Satlantas Polres Labuhanbatu,sebelumnya telah melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk dilaksanakannya OPS.Patuh Toba 2017,akan tetapi terlihat himbauan ini belum dipatuhi dan masih kurangnya kesadaran Masyarakat.

"Hal ini terlihat dari meningkatnya pelanggaran selama 11 hari pelaksanaan OPS.Patuh Toba 2017," jelasnya. 

Secara terpisah Kasat Lantas POLRES Kabupaten labuhanbatu, AKP. Mulizadi SIK menjelaskan bahwa Dalam 11 hari Ops.Patuh Toba 2017 untuk tingkat kecelakaan mengalami penurunan seratus porsen,tindak teguran menurun 25.6 persen sementara untuk penindakan pelanggaran di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu, teguran sebanyak 87 lembar,Tilang 1.714 set atau jelasnya untuk bukti pelanggaran mengalami kenaikan 3.6 porsen, sebutnya. 

Dari beberapa masyarakat yang terkena peringatan dan Tilang saat ditanyakan tanggapan mereka atas Ops,Patuh Toba 2017 mereka menyatakan bahwa. 

"Kami akan mematuhi segala aturan dan peraturan berlalu lintas dan kami menyadari bahwa Ops.ini sangat berguna dan berhasil menekan kecelakaan lalu lintas," kata mereka (Trn9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar