Standardisasi Pelayanan Pajak Se-Indonesia, Ditjen Pajak Konsolidasi di Bali

Redaksi: Kamis, 18 Mei 2017 | 23.18.00

Ilustrasi

JAKARTA| HARIAN9 
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyelenggarakan acara Bimbingan Teknis Standardisasi Pelayanan pada Tempat Pelayanan Terpadu I Tahun 2017, di Kuta, Badung, Bali, pada Senin (15/05). Acara konsolidasi dengan slogan "cepat, tepat, pasti" ini berlangsung selama tiga hari mulai 15-17 Mei 2017 dengan mengundang 341 Kepala Seksi Pelayanan dari Kantor Pelayanan Pajak seluruh Indonesia.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Subdirektorat Pelayanan Perpajakan, Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Anita Widiati dalam acara bimbingan teknis tersebut. Menyampaikan bahwa pemahaman yang komprehensif tentang standar pelayanan dan pengimplementasiannya penting untuk diketahui oleh seluruh Kepala Seksi Pelayanan sebagai manajer yang mengawal pelayanan DJP di TPT. 

“Kita juga ingin membekali Kepala Seksi Pelayanan dengan keahlian berkomunikasi,” tambah Anita. 

Motivator terkenal sekaligus pakar komunikasi seperti Zae Hanan hadir memberikan teknik komunikasi pelayanan. Berbagai narasumber dari internal Ditjen Pajak juga akan menjelaskan Aplikasi Corona, TPT Online, Konfirmasi Status Wajib Pajak, e-Bukpot, dan regulasi di bidang pelayanan.

Kegiatan Bimbingan Teknis tersebut juga  memiliki logo “gapura”. Dimana gapura merupakan suatu struktur bangunan sebagai pintu masuk atau gerbang. Makna yang terkandung di dalamnya adalah adanya persepsi positif yaitu TPT merupakan tempat bertemunya petugas dan wajib pajak. Dengan wajib pajak yang merasa senang dan nyaman dan petugas TPT yang ikhlas melayani diharapkan pelayanan prima akan tercipta. 

“Pada gilirannya ini semua akan menciptakan kepatuhan wajib pajak secara sukarela, sehingga mereka dapat memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik,” ungkapnya.

Kepala Subdirektorat Pelayanan Perpajakan mengingatkan kepada seluruh peserta tentang slogan yang dipakai dalam acara ini. Slogan tersebut ada di dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-27/PJ/2016 tentang Standar Pelayanan di Tempat Pelayanan Terpadu Kantor Pelayanan Pajak.

Beleid itu mengamanatkan agar Kepala Seksi Pelayanan dapat menjamin pemberian layanan yang cepat, tepat, dan pasti. Menurut Anita, cepat itu responsif menanggapi apa yang menjadi masalah, kebutuhan, dan aspirasi masyarakat yang dilayani. Sedangkan tepat berarti kompetensi petugas pemberi pelayanan adalah orang yang tepat, memiliki pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap, dan profesional. Kemudian pasti yang berarti pelayanan masyarakat dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar