17 Anggota Polri Jajaran Poldasu Di PTDH

Redaksi: Jumat, 28 Juli 2017 | 14.02.00

Kapoldasu Irjen Drs Paulus Waterpauw didampingi Kabid Humas Kombes Dra Rina Sari Ginting melepas salah satu pakaian dinas anggota Polri yang di PTDH. (Foto: Joko Hendro)

MEDAN| HARIAN9
Terlibat berbagai pelanggaran, sebanyak 17 personel Kepolisian di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) di Pecat Tidak Dengan Hormat (PTDH) di Lapangan KS Tubun Mapoldasu Jalan Medan-Tanjung Morawa, Kamis (27/7/2017) pukul 07.30 WIB.

Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw dalam amanatnya mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel Polda Sumut yang selama ini telah menjalankan tugas dengan baik, penuh disiplin, dedikasi dan loyalitas.

“Hari ini dilaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 17 Bintara personel Polda Sumut dan jajaran (diwakili oleh 4 personel) dengan pelanggaran kasus seperti narkoba 5 orang, disersi 11 orang, dan pencurian 1 orang,” ujar Kapoldasu.

Dijelaskannya, keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini tentunya tidak diambil dalam waktu singkat tetapi sudah melalui proses persidangan sesuai prosedur yang berlaku demi kepentingan dan kebaikan organisasi.

Mantan Wakabaintelkam Polri ini juga mengatakan, sebagai manusia biasa, dirinya merasa berat untuk mengambil keputusan ini. 

“Jadi, karena menjalankan tugas-tugas pimpinan diantaranya mengimplementasikan program Promoter Kapolri nomor 1 “Pemantapan Reformasi Internal Polri“ dengan menegakkan aturan-aturan kode etik. Dan profesi Polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan soliditas internal yang baik, sebagaimana strategi kebijakan saya nomor 2 “Perbaikan Kultur” dan point ke 10 “Tindak tegas anggota yang terlibat peredaran/ bandar narkotika,” ungkapnya.

"Dan, walaupun saudara tidak lagi menjadi anggota polri, saya berharap sebagai warga negara yang pernah di didik menjadi anggota polri untuk tetap memiliki hubungan emosional dengan polisi dan menjadi mitra polri dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif ditengah masyarakat,” pesan Jenderal Bintang Dua Alumni Akpol 1987 tersebut.

Ke 17 personel yang di pecat itu adalah, Brigadir Darussani Lubis (Anggota Yanma Polda Sumut), Brigadir Rudianto (Anggota Yanma Polda Sumut), Briptu Cico Valangi Monti, (Anggota Satbrimob), Brigadir Boston P.Panjaitan (Anggota Sat Brimob).

Bripka Juanda Sihombing (Anggota Polres P.Belawan),  Aiptu Mangatas Alexander Simamora (Anggota Polres Binjai), Bripka Agus Salam (Anggota Polres Sergai), Briptu Desi Natalia Br Simatupang (Anggota Polres Sergai), Aiptu Ribut Wahyudianto (Polres Tg.Balai).

Kemudian, Bripda Zimson Sitorus (Polres Tg.Balai), Briptu Muhammad Dedi Wahyudi Siahaan (Polres Batubara),  Brigadir Baginda Ali Ramli (Polres Batubara), Bripka Syaiful (Polres Humbahas), Bripka Taufik Hardiansyah (Anggota Polres Madina), Brigadir Mahdali (Polres Pak-pak Bharat), Bripda Faisal Raja Gukguk (Polres Samosir), dan Bripda Sofian Fiqi (Anggota Polres Sibolga).

Hadir dalam acara tersebut, Kabid Humas Poldasu Kombes Dra Rina Sari Ginting, para pejabat utama Poldasu, Kapolres Sibolga AKBP Benny Reinhard Hutajulu, SIK, dan seluruh personel Polda Sumut, serta undangan lainnya. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar