Gubsu Hadiri Pelaksanaan BBGRM di Madina

Redaksi: Sabtu, 29 Juli 2017 | 02.21.00

Gubsu Tengku Erry Nuradi saat menghadiri BBGRM ke XIV, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, Pencanangan Desa Binaan Bangun Desa Terpadu (Bangdes-Madu) dan Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) XVII Provinsi Sumatera Utara, di Taman Raja Batu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (28/07/2017). (Foto: ten)

MANDAILING NATAL| HARIAN9
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengharapkan pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dilaksanakan setiap tahun seperti yang dilaksanakan hari ini akan dapat menggali potensi-potensi yang ada di masyarakat, terutama masyarakat pedesaan.

“Seperti Taman Raja Batu di Kabupaten Mandailing Natal tempat kegiatan ini berlangsung, dimana taman ini dapat tercipta karena gotong-royong dan kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dengan seluruh lapisan masyarakat yang ada di kabupaten Mandailing Natal,” ujar Erry.

Hal itu ditegaskannya,  saat menghadiri Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45, Pencanangan Desa Binaan Bangun Desa Terpadu (Bangdes-Madu) dan Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) XVII Provinsi Sumatera Utara, di Taman Raja Batu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat (28/07/2017).

Hadir Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap (TSO), Wali Kota Padang Sidempuan Andar Amin Harahap, Bupati Padang Lawas Utara Bachrum Harahap, Forkopinda Mandailing Natal, Ketua TP PKK Provsu Evi Diana, Ketua PKK Kab/kota, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provsu Aspan Sofian Batubara, tokoh masyarakat, ulama dan undangan.

Dikatakannya, jangan hanya menjadikan gotong-royong masyarakat itu sekedar kata-kata belaka, karena nilai dan esensi gotong-royong masyarakat dalam pembangunan itu harus bisa diwujudkan, harus bisa dirasakan nilai manfaatnya oleh masyarakat.

“Masyarakat tidak lagi sebagai objek belaka, tetapi masyarakat harus dilibatkan sebagai subjek pembangunan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan tahap tindak lanjut,” katanya.

Kegiatan BBGRM juga dirangkaikan dengan Jambore Tepat Guna (TTG), dikatakannya ilmu-ilmu terapan yang ada dimasing-masing daerah bisa memberikan contoh-contoh terbaiknya dengan teknologi tepat guna didaerahnya masing-masing.

Begitu juga dengan Hari Gerakan PKK yang dilaksanakan. Gubsu mengharapkan dengan adanya gerakan PKK dapat membantu masyarakat lebih sejahtera.

“Kegiatan seperti ini sangat baik sekali dan diharapkan dapat berjalan di daerah lain dapat berjalan dengan baik seperti yang terjadi di Mandailing Natal,” sebut Erry.

Sementara, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara khsususnya kepada Gubsu dan Ketua TP PKK Provsu karena berkenan hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Mandailing Natal pada hari ini.

“Kedatangan Bapak dan Ibu Ketua TP PKK Provsu ke kabupaten Mandailing Natal akan memberi semangat kepada seluruh masyarakat kabupaten Mandailing Natal. Dan pelaksanaan kegiatan hari ini diharapkan dapat dilaksanakan dan berjalan dengan baik di daerah-daerah lainnya,” kata Dahlan.

Dikatakannya, khusus untuk daerah Tabagsel, bersedia bekerjasama dengan kabupaten/kota se Tabagsel untuk mengembangkan daerahnya sebagai objek wisata daerah masing-masing.

Seperti yang dilakukannya di Raja Batu Kabupaten Mandailing Natal. Yang dulunya tanah terlantar namun saat ini telah dikelola menjadi taman yang merupakan objek wisata di kabupaten Mandailing Natal.

“Kabupaten Mandailing Natal siap bekerjasama dengan Kabupaten/Kota se-Tabagsel mengolah daerah se-Tabagsel sebagai objek Wisata,” sebutnya.(ten/03)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar