Kasus Mutilasi di Tapsel Belum Terungkap, Polisi Kembali Sebar Ciri-Ciri Korban

Redaksi: Selasa, 25 Juli 2017 | 00.37.00

Brosur dan selebaran pengumuman Mr. X yang diduga korban mutilasi pada pertegahan Maret 
2017 lalu ditemukan di Jalinsum Angkola Sangkunur-Danau Siais, Kecamatan Angkola Sangkunur 
Kabupaten Tapsel yang disebarkan Polres Tapsel, Senin (24/7). (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Hingga kini identitas mayat dalam karung goni yang ditemukan di Jalinsum Angkola Sangkunur-Danau Siais, Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada pertengahan Maret 2017 lalu yang diduga korban mutilasi belum juga diketahui. 

Untuk mengungkapnya, pihak Kepolisian Resor (Polres) Tapsel kembali menyebar ciri-ciri korban, sesuai saat ditemukan.

Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal Harahap, Senin (24/7) memaparkan, terkait perkembangan kasus tersebut pihaknya belum dapat mengungkap identitas korban. Jika identitas terungkap, maka langkah penyelidikan untuk mengetahui dugaan motif dan pelaku bisa lebih mudah.

“Kita masih menunggu hasil labotorium forensic (Labfor). Sebab semua berkas barang bukti dan sidik jari korban sudah kita kirimkan guna mendapat petunjuk untuk penyelidikan,“ kata Kapolres.

Ia juga sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bekerja keras dan membantu agar kasus ini dapat terungkap. Hal itu ditunjukkannya, dengan melakukan kembali penyebaran informasi tentang ciri-ciri dan foto korban ke seluruh jajaran hingga pelosok desa.

“Ciri-ciri disertai foto korban kembali kita sebar, dan kali ini harus sampai ke pelosok desa. Karena bisa saja, warga yang tinggal di pelosok tahu tapi tidak mendapat informasi,“ tukasnya.

Menurutnya, sesuai dengan data dan berdasarkan foto korban yang ada, korban diketahui berjenis kelamin pria, tinggi sekitar 168 hingga 171 centimeter, berat badan sekitar 70 kilogram, rambut hitam lurus, kulit sawo matang, bentuk muka lonjong.

“Ciri yang menonjol dua gigi depan bagian atas berlapis (tidak rata,red) dan tidak ada ditemukan tanda lahir atau tato sama sekali,“ urainya.

Iqbal berharap, kepada masyarakat yang mengetahui atau mengenal identitas korban sesuai dengan ciri-ciri tersebut, bisa melaporkan ke Polres Tapsel atau ke Polsek Batang Toru, di Batang Toru Tapsel.

“Selebaran berisi gambar wajah dan ciri-ciri korban sudah kembali kita sebar ke masyarakat, Polsek jajaran dan Polres jajaran serta lewat media cetak dan elektronik,“ jelas Iqbal, seraya berharap kasus tersebut dapat segera terungkap.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, pada 15 Maret 2017 lalu masyarakat digegerkan dengan penemuan dua karung goni berisikan potongan tubuh manusia di jalan lintas Angkola Sangkunur-Danau Siais, Tapsel. 

Satu goni berisi dua potongan kaki, dan satu lagi berisi potongan badan dilengkapi dua tangan dan bagian kepala yang nyaris putus.

Saat dibuka, goni berisi potongan badan tampak terlihat dengan kondisi tangan terikat tali. Selain itu, di lokasi juga ditemukan potongan papan yang digunakan untuk menutupi goni dan disengaja dibuang dipinggir jalan. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar