Kemenag Susun Rancangan PMA Label Halal

Redaksi: Senin, 24 Juli 2017 | 15.28.00



JAKARTA| HARIAN9 
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) gandeng Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri, serta Biro Humas, Data dan Informasi menyusun Rancangan Peraturan Menteri Agama di Jakarta, Senin (24/07).

Sekretaris BPJPH Ali Irfan membuka kegiatan dengan kembali mengingatkan peserta mengenai pentingnya kepastian halal atau tidaknya suatu produk. 

Menurutnya, konsumsi produk halal bagi umat Islam merupakan keniscyaan, terutama umat Islam, anjuran mengenai hal tersebut tercantum dalam Al-Qur’an slah satunya pada Surat Al-Baqarah ayat 168 :

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu”.

Dikatakannya, Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Pencantuman Label Halal dan Keterangan Tidak Halal merupakan salah satu dari 10 (sepuluh) PMA yang tengah digodok oleh  BPJPH. 

Guna menuntaskan rancangan PMA-PMA berkaitan dengan produk halal, Irfan menegaskan bahwa BPJPH telah mencanangkan Bulan Regulasi.

Diharapkannya, dengan tersusunnya PMA-PMA berkaitan dengan produk halal, visi BPJPH yakni terwujudnya masyarakat Indonesia yang sadar halal dapat tercapai. Irfan berpesan agar PMA dibuat secara lengkap, rigid, untuk menghindari multitafsir, dan mencegah dari kemungkinan orang-orang yang mencari titik lemah dari PMA ini

“Diharapkan dengan PMA ini, ada perlindungan hukum dari label halal termasuk mengenai hak cipta label halal agar tidak dijiplak oleh para pengusaha nakal,” ujar Irfan.

Kegiatan fullday yang digelar selama 1 (satu) hari di Jakarta ini dihadiri oleh 30 orang peserta dari BPJPH, Bimas Islam, Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri, serta Biro Humas, Data dan Informasi. (kemenag/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar