Pencanangan Bhakti Sosial TNI- KKBPK dan Peringatan Hari Keluarga XXIV

Redaksi: Selasa, 25 Juli 2017 | 01.05.00

Pemukulan gong oleh Asisten Adm Pemerintahan H. Sofyan Hasibuan SE mewakili Bupati Labuhanbatu. (Foto: Thamrin Nasution)


LABUHANBATU| HARIAN9
Pencanangan Bhakti sosial Tentara Nasional Indonesia Kependudukan dan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga-Kesehatan (TNI-KKBPK) Kesehatan dan Peringatan Hari Keluarga XXIV Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2017 di laksanakan di Aula Makodim 0209/LB Jalan Pramuka Rantauprapat, Senin (24/07/17) ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Adm Pemerintahan H. Sofyan Hasibuan SE mewakili Bupati Labihanbatu.

Dikatakannya, Penduduk Merupakan Aset Penting Yang Sangat Menentukan Maju Mundurnya Suatu Bangsa, sehingga aspek kualitas dan kuantitas menjadi sangat penting diperhatikan oleh Pemerintah. Paradigma program keluarga berencana sudah berubah menjadi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK).

"Dari aspek kualitas dapat dilakukan melalui pembangunan keluarga yang berketahanan dan berkarakter sehingga melahirkan anak-anak yang sehat dan berkualitas. Selain itu merubah pola fikir generasi muda untuk menjadi generasi berencana yang akan berdampak pada sumber daya manusia yang berkualitas, sedangkan dari aspek kuantitas, dilakukan pelayanan kontasepsi bagi pasangan usia subur secara berkesinambungan melalui kemitraan dengan berbagai pihak," katanya.

Menurutnya, Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KKBPK-Kesehatan merupakan strategi dalam meningkatkan dukungan komitmen, koordinasi dan sinergitas antara Pemerintah dengan mitra kerja khususnya TNI dalam meningkatkan capaian program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. 

Momentum ini juga dilakukan untuk mengantisipasi ledakan penduduk indonesia yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2035 mendatang dan menjadi isu utama dari pencanangan bhakti sosial TNI-KKBPK-Kesehatan Tahun ini.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0209/LB Letkol CZI Denden Sumarlin pada kesempatan itu mengatakan, keberhasilan program KKBPK dapat dinilai dari keberhasilan mengatasi jumlah kelahiran dan mengatur jarak kelahiran antar anak serta sejauhmana program KKBPK mampu mendorong perkembangan kualitas SDM yang makin profesional dan mampu bersaing di era pasar bebas.

"Melaksanakan program KKBPK dengan baik merupakan upaya mewujudkan keluarga sejahtera, sebagai langkah untuk menghadirkan sumber daya manusia berkualitas, fakta membuktikan kesuksesan program kependudukan berdampak pada kualitas sumber daya manusia, sebaliknya kegagalan dalam mengelola kependudukan akan berdampak buruk pada pembangunan kesejahteraan keluarga," jelas Dandim. (Trn9)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar