Sosialisai Empat Pilar MPR RI Di Aula Setdakab Aceh Utara

Redaksi: Selasa, 25 Juli 2017 | 20.59.00

Sosialisasi empat pilar MPR RI di Aula Setdakab Kantor Bupati Aceh Utara bertempat di Kota Lhokseumawe bersama anggota DPR RI asal Aceh H. M. Nasir Djamil S.Ag.M.Si dari fraksi PKS, Selasa (25/07/2017). (Foto: Nurmansyah)

LHOKSEUMAWE| HARIAN9
Sosialisasi empat pilar MPR RI di Aula Setdakab Kantor Bupati Aceh Utara bertempat di Kota Lhokseumawe bersama anggota DPR RI asal Aceh H. M. Nasir Djamil S.Ag., M.Si dari fraksi PKS, Selasa (25/07/2017).

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Fraksi PKS MPR RI Nasir Jamil mengakui bahwa Sosialisasi Empat Pilar melakukan sosialisasi terutama anggota MPR RI dan mendapatkan dukungan penuh rakyat. Metodenya juga harus kreatif dengan berbagai elemen masyarakat dan tokoh-tokoh yang berpengaruh.

“Saya rasa yang paling efektif untuk melakukannya adalah penguasa atau eksekutif, sebab penguasa memiliki jangkauan luas, kekuasaan dan tantangan lebangsaan tentang etika kehidupan berbangsa,” ujarnya, saat diskusi di hadapan undangan di aula Setdakab Kantor Bupati. 

Diingatkannya, tantangan kebangsaan terkait efektifitas sosialisasi adalah hebohnya ranah media sosial. Media sosial sangat luar biasa pengaruhnya di masyarakat. 

Dengan cepat, berbagai informasi dan kabar masuk ke setiap individu seperti Prohaba Aceh di manapun berada. Media sosial harus ditindaklanjuti agar masuk menjadi satu sistem metode penyampaian sosialisasi karena sangat besar dampaknya.

“Salah satu kesadaran untuk merasakan efektifitas dari Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah ketika rakyat mengatakan di situlah indahnya kebersamaan. Kebersamaan riil dirasakan rakyat, di situlah efektifitas terwujud nyata,” kata Nasir Djamil. 

“Upaya tersebut sangat baik dan terus akan dievaluasi, disempurnakan, apakah metodenya efektif atau tidak. Saya melihat relatif sangat baik, tapi ke depan perlu penyempurnaan dalam hal metode dan target sasaran sosialisasi. Salah satunya yang sangat baik adalah Sosialisasi melalui pendidikan dari mulai sekolah dasar sampai perguruan tinggi,” katanya.

Tgk Dahlan tokoh masyarakat Menjelaskan dalam bacaan doa, upaya sosialisasi memang banyak sekali halangan dan tantangan yang mewarnai gerakan sosialisasi tersebut, sangat mencederai persatuan dan kebhinnekaan bangsa. 

Berita, kabar dan perilaku para elit banyak yang bertentangan dengan Pancasila, bertentangan dengan nilai-nilai kearifan, saling hajar, memunculkan isu negatif baik soal etnis dan keagamaan. Semua itu sangat menganggu eratnya hubungan antar bangsa yang direkatkan Pancasila. (Man9)
Editor: Mardan H Siregar 


Komentar