2 Tahanan Cabjari Pancur Batu Melarikan Diri

Redaksi: Rabu, 02 Agustus 2017 | 18.25.00

Dua Tahanan Cabjari Pancur Batu yang kabur melarikan diri. (Foto: Joko Hendro)

PANCURBATU| HARIAN9
Dua tersangka terlibat kasus pencurian yang baru diserahkan Polsek Biru-Biru, kabur dari sel tahanan sementara Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Pancur Batu, Selasa (1/8/2017) sekira pukul 12.00 WIB.

Kaburnya kedua tahanan tersebut, saat pihak kejaksaan hendak menitipkan keduanya bersama tahanan lainnya ke Cabang Rumah Tahanan (Cabrutan) Pancur Batu.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Selasa (1/8/2017) pagi, kedua tersangka masing-masing bernama, Irwansyah alias Iwan Aceh, dan Muhammad Yusuf alias Usuf diserahkan oleh petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Biru-Biru kepada pihak Cabjari Pancurbatu karena sudah memasuki tahap dua (penyerahan tersangka bersama barang bukti).

Setelah dilakukan serah terima, kemudian kedua tersangka  dimasukkan ke sel tahanan Cabjari Pancurbatu, dan petugas Polsek Biru-Biru kemudian kembali ke komando.

Sekira pukul 12.00 WIB, kedua tersangka akan dititipkan ke Cabrutan Pancurbatu bersama tahanan lainnya yang juga baru diserahkan polisi, selain itu juga kebetulan para jaksa sedang mengikuti persidangan.

Kesempatan itu dipergunakan kedua tersangka untuk kabur dari dalam sel, dan berhasil melarikan diri dengan cara menjebol plafon asbes sel,  kemudian melompat dari belakang Kantor Cabjari Pancurbatu.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Deli Serdang A.Maryono membenarkan kaburnya dua tahanan Cabang Kejaksaan Negeri Pancur Batu tersebut.

"Dari laporan yang saya terima, kedua tahanan terlibat kasus pencurian tersebut kabur dengan cara membobol plafon," ucapnya.

Dan saya sudah memerintahkan Kacabjari Pancur Batu untuk segera menangkap dua tahanan yang kabur itu, dan kita juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak keamanan setempat," jelasnya. 

Kapolsek Pancur Batu Kompol Choky Meliala, SIK, SH, MH, melalui Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan mengatakan bahwa pihaknya akan mengejar kedua tahanan tersebut. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar






Komentar