310 Orang Narapidana LP Kualasimpang Dapat Remisi

Redaksi: Sabtu, 19 Agustus 2017 | 13.33.00

Kepala LP Kelas IIB Kualasimpang Masudi,Bc.IP menyampaikan, ”pemberian remisi merupakan salah satu bentuk pembinaan yaitu pengurangan masa pidana. (Foto Jasmani)

ACEH TAMIANG|HARIAN9
Dalam rangka semarak HUT RI ke-72, sebanyak 310 orang dari 404 orang yang diusulkan mendapat remisi, acara penyerahan tersebut berlangsung di aula Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas IIB Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, setelah selesai pelaksanaan upacara pengibaran bendera, Kamis (17/08/2017).

 Kepala LP Kelas IIB Kualasimpang Masudi,Bc.IP menyampaikan, ”pemberian remisi merupakan salah satu bentuk pembinaan yaitu pengurangan masa pidana. 

"Sehingga memperpendek seseorang berada didalam Lembaga Pemasyarakatan”, jelasnya.

Disebutkannya, jumlah warga binaan LP saat ini sekitar 549 orang, terdiri dari 154 orang tahanan, 404 Narapidana, dan tujuh puluh lima persennya adalah dihuni oleh tindak pidana Narkotika. Kendala yang dihadapi selama ini yakni akibat over kapasitas maka  kurang optimalnya terkait pelayanan terhadap warga binaan.  

Menurutnya over kapasitas itu lebih dari 300 persen, sehingga banyak dari Narapidana yang harus tidur diluar kamar, di Mesjid, serta di Aula”, terangnya.

“Selain over kapasitas, LP juga kekurangan sarana pembinaan, seperti peralatan bengkel, peralatan pertukangan kayu, ketrampilan mengelas dan kegiatan Pondok Pesantren," ucapnya. 

Maka untuk mengatasi kendala yang dihadapi ini, pihak LP Kualasimpang sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak, khususnya pada Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara kegiatan acara pemberian remisi itu Bupati Aceh Tamiang  H.Hamdan Sati, ST membacakan sambutan Mentri Hukum dan Hak Azazi Manusia (MenkumHam) Yasona A.Laoly menyampaikan, dalam mengisi kemerdekaan ini, marilah kita memaknainya dengan sepenuhnya. Dengan cara ikut menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita, dan tidak menjadi penonton, tapi harus mengambil peran dalam pembangunan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI).

“Indonesia Kerja Bersama, merupakan tema yang diusung pada Hari Kemerdekaan kali ini, maka kita harus bekerja bahu membahu dalam mengisi setiap derap langkah pembangunan," katanya. 

Desebutkan, semangat juang para pendahulu harus tetap berada dalam jiwa kita, dan Indonesia harus menjadi bangsa yang besar harus segera terwujud.

Sementara itu mewakili Narapidana M.Zanuar menyampaikan kesan dan pesannya, bahwa saat ini LP kelas IIB Kualasimpang telah banyak mengalami perbaikan yang cukup berarti, semoga keharmonisan ini dapat terus berjalan. 

“LP Kualasimpang kini telah memiliki Pondok Pesantren yang dapat membawa para Narapidana terus mengintrospeksi dirinya, dan juga telah berjalan pembinaan  bengkel ketrampilan, serta beberapa kegiatan positif lainnya”, terang Zanuar. (Jas9)


Komentar