BNNK Tapsel Sosialisasi Anti Narkoba di Depan Kantor

Redaksi: Minggu, 20 Agustus 2017 | 22.49.00

Kepala BNNK Tapsel Drs.H Bahori Harahap, bersama personil, menempelkan dan membagikan stiker ant narkoba di setia kenderaan yang melintas dalam rangkaian peringatan HUT RI ke 72 tahun 2017. (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan (Tapsel) membagikan stiker anti narkotika bagi pengendara dan pengguna jalan, di depan kantor BNNK Tapsel Jalan SM Raja Padangsidimpuan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (16-17 Agustus 2017), sekaligus dalam rangkaian memperingatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72 tahun 2017 di Kabupaten Tapsel.

“Ini bentuk lain dari sosialisasi BNN dalam menekan pemakaian, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang sekaligus peringatan HUT RI ke 72,“ ujar Kepala BNNK Tapsel Drs.H Bahori Harahap, didampingi Kasi Pencegahan dan Pembeerdayaan Masyarakat (P2M) Sarlena Utami, SMK, Sabtu (19/8/2017).

Bahori menambahkan, dalam meneriahkan HUT RI ke 72, BNNK Tapsel selain melaksanakan kegiatan pembagian stiker “Stop Narkoba”, juga melaksanakan berbagai perlombaan makan kerupuk, lomba balap karung, lomba balon jidat, lomba balap kursi dan lomba memasukkan  paku ke botol, yang dilanjutkan makan bersama diatas daun pisang.
  
Dalam kegiatan pembagian stiker tersebut melibatkan seluruh staf BNNK Tapsel dengan menemperkan stiker “syop narkoba” di setiap kenderaan yang melintas di depan Kantor BNNK Tapsel yang tujuannya guna menyampaian P4GN kepada masyarakat dan membina keakraban dan kebersamaan diantara seluruh anggota BNNK Tapsel, sehingga tidak terpikir untuk menjadi bandar atau pengedar narkoba.

“Ada sekitar 500 buah stiker anti narkotika dibagikan bagi pengendara dan pengguna jalan yang melintas. Tidak saja di tempel di kenderaan, juga dibagi kepada masyarakat yang melintas,“ katanya.

Ia juga mensyukuri, dimana hal ini dapat dijadikan salah satu upaya pencegahan,  pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tidak saja di Kabupaten Tapsel, tetapi juga di saetah tetangga.

“Kepada masyarakat yang menerima stiker ini kita berharap, bisa menjadi perpanjangan informasi BNN untuk menyampaikan kepada masyarakat lain serta keluarganya, betapa berbahayanya jika sudah terjerat barang haram tersebut, termasuk konsekuensi hukumnya,“ sebutnya.

Sementara itu salah pengguna jalan, Erwin (40) menuturkan, sangat mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan BNNK Tapsel tersebut, sehingga dirinya bisa lebih waspada dan terjauh dari barang yang saat ini menjadi musuh negara tersebut.

Dengan adanya stiker yang menempel di setiap kendaraan dan juga yang diterima masyarakat, ini bisa sebagai rambu rambu dan pengingat agar senantiasa waspada dan terjauh dari jeratan barang haram itu, “ tuturnya.(Wan9).

Komentar