Cadangan Minyak Tinggal 12 Tahun Lagi

Redaksi: Rabu, 02 Agustus 2017 | 02.14.00

Cadangan minyak Indonesia tinggal 12 tahun lagi ujar Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar kepada rekan-rekan media, pada Selasa (1/8). (Foto: esdm)

JAKARTA| HARIAN9 
Indonesia saat ini diperkirakan memiliki cadangan minyak sebesar 3,6 milyar barel. Jika dengan rata-rata produksi 800.000 barel per hari dan tanpa melakukan apapun maka diperkirakan Indonesia tidak akan lagi dapat memproduksi minyak dalam 12 tahun. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, beberapa langkah dapat dilakukan dalam jangka pendek, panjang dan menengah agar dalam 12 tahun Indonesia masih dapat memproduksi minyak bumi.

"Cadangan kita 3,6 milyar barel, kalau produksi kita konstan di 800.000 barel per hari maka cadangan kita tidak akan berproduksi lagi dalam 12 tahun, lalu solusinya bagaimana?, solusinya ada jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang," ujar Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar kepada rekan-rekan media, pada Selasa (1/8).

Program jangka pendek yang dapat dilakukan antara lain dengan mengotimalkan teknologi-teknologi yang bisa meningkatkan produksi. Misalnya Underbalanced drilling, pemasangan artificial lift, submersible pump atau fracking. Ini teknologi jangka pendek yang dapat kita gunakan untuk menambah produksi dulu, ujar Arcandra.

Ditambahkannya, untuk jangka menengah itu, enhanced oil recovery (EOR) dan jangka panjangnya itu menemukan cadangan-cadangan baru dengan meningkatkan upaya-upaya eksplorasi sehingga berapa yang kita produksi itu kita bisa replace dengan eksplorasi menemukan cadangan baru, itu yang dinamakan reserve replacement value.

"Sekarang berapa reserve replacement value itu, sangat kecil dibawah 100% kalau saya tidak salah salah 60-70 persen (reserve replacement ratio). EOR akan kita dorong, tidak ada yang melarang melakukan EOR," pungkasnya. (esdm/03)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar