Harga ICP Juli Catat Kenaikan Sebesar USD.1,82 per Barel

Redaksi: Rabu, 02 Agustus 2017 | 02.26.00

Ilustrasi

JAKARTA| HARIAN9
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah menetapkan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) bulan Juli 2017 sebesar USD.45,48 per barel pada hari ini, Selasa (1/8) yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 2605/K/12/MEM/2017. 

Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, dari hasil perhitungan Formula Indonesian Crude Price (ICP), rata-rata ICP harga minyak mentah Indonesia pada bulan Juli 2017 mengalami peningkatan dibandingkan bulan Juni 2017. ICP Juli 2017 naik USD 1,82 per barel dari USD 43,66 per barel pada bulan sebelumnya.

Kenaikan tersebut dipicu perkembangan harga minyak dunia, seperti ICP SLC pada 2017 mencapai US$ 46,35 per barel, naik USD 1.64 per barel dari USD 44,71 per barel pada Juni 2017. Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Juli 2017 dibandingkan bulan Juni 2017 juga mengalami peningkatan menjadi sebagai berikut:

Brent (ICE) naik sebesar USD.1,60 per barel dari US. 47,55 per barel menjadi USD.49,15 per barel;  WTI (Nymex) naik sebesar USD.1,48 per barel dari USD.45,20 per barel menjadi USD.46,68 per barel; Basket OPEC naik sebesar USD.1,57 per barel dari USD.45,21 per barel menjadi USD.46,78 per barel.

Tim Harga Minyak menjelaskan, peningkatan harga minyak mentah utama di pasar internasional ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, Berdasarkan publikasi International Energy Agency (IEA) Juli 2017 menyatakan bahwa proyeksi permintaan minyak mentah global tahun 2017 naik 0,1 juta bph dibandingkan bulan sebelumnya.

Kemudian Respon positif pasar terkait pernyataan Menteri Arab Saudi bahwa akan membatasi ekspor minyak mentah sebesar 6,6 juta bph pada bulan Agustus 2017 dan nigeria setuju untuk mengikuti kebijakan OPEC yaitu membatasi produksi minyak mentahnya.

Selanjutnya, Laporan IEA menjelaskan bahwa tingkat stok minyak mentah komersial, gasoline dan distillate fuel oil Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan.

Untuk kawasan Asia Pasifik, terdapat peningkatan permintaan produk minyak mentah di India dan Taiwan. 

Tidak hanya itu, berdasarkan publikasi International Monetary Fund (IMF) bulan Juli menyebutkan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 0,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Brent (ICE) naik sebesar USD.1,60 per barel dari USD.47,55 per barel menjadi USD.49,15 per barel. (esdm/03)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar