Kemendes PDTT Ramaikan Hari Kemerdekaan di Sebatik dengan Pasar Murah dan Pelayanan Kesehatan

Redaksi: Kamis, 17 Agustus 2017 | 21.16.00

Ilustrasi

JAKARTA| HARIAN9
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) siap menggelar pasar murah untuk meramaikan peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. 

Penyediaan bahan pokok di pasar murah tersebut bekerjasama dengan BULOG, BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank BTN, dan Pegadaian.

“Kami ingin mewujudkan negara hadir di perbatasan. Kami juga ingin menggelorakan semangat kerja bersama dan mengkampanyekan gerakan Aku Cinta Rupiah sebagai bukti nyata nasionalisme kita,” ujar Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Fajar Tri Suprapto, di Jakarta, Senin (13/08)

Ditambahkannya, pasar murah akan diadakan di Lapangan Sei Nyamuk, Desa Sei Pancang, Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, pada 15-17 Agustus. 

Sejumlah kebutuhan pokok dan bahan sandang lainnya akan dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Masyarakat akan mendapatkan satu paket sembako dengan harga Rp.50.000,00.

“Jadi dalam paket itu ada 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, susu kental manis 1 kaleng, dan 5 bungkus mie instan. Jika di pasaran, harganya bisa mencapai Rp 130.000. Tapi tidak di pasar murah,” sambungnya.

Semua elemen masyarakat diundang untuk dapat meramaikan dan membeli komoditas di pasar murah tersebut. Pihak kecamatan dan kepala desa akan membantu mengkoordinir partisipasi masyarakat. 

“Ke depan, kami berharap setelah adanya pasar murah tersebut, akan hadir Rumah Pangan Kita (RPK). RPK yang dikoordinir oleh BULOG akan menjadi sentra distribusi sembako di Pulau Sebatik,” pungkasnya.

Kegiatan pasar murah merupakan rangkaian kegiatan dari Upacara Kemerdekaan yang digelar di Pulau Sebatik. Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo, akan menjadi Inspektur Upacara (IRUP). 

Layanan Pemeriksaan Kesehatan

Selain pasar murah, Kemendes PDTT juga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk bakti sosial kepada masyarakat desa. Kegiatan tersebut akan digelar selama tiga hari, dimulai sejak tanggal 15 Agustus mendatang di Lapangan Sei Pancang.

“Hari pertama kami mulai pada 15 Agustus mendatang dengan pengobatan umum. Akan ada sejumlah dokter umum yang siap untuk melayani masyarakat. Begitu juga di hari kedua, juga ada penyuluhan kesehatan,” ungkap Fajar.

Sementara itu di hari ketiga atau pada 17 Agustus, lanjutnya, pelayanan pengobatan akan lebih spesifik, yakni akan ada dokter spesialis anak. Ada dua lokasi untuk pelayanan pengobatan anak, yakni di Lapangan Sei Pancang dan di Pesantren Mutiara Bangsa. 

“Kesehatan anak adalah hal penting karena merekalah generasi penerus bangsa. Upaya tersebut juga menjadi salah satu program dari Kemendes PDTT, yakni Generasi Sehat Cerdas (GSC) yang dikelola di Direktorat Pelayanan Sosial Dasar,” sambungnya. 

Untuk menyosialisasikan hal tersebut, Kemendes PDTT bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat dan RSUD Nunukan akan mengerahkan mobil promosi kesehatan (Promkes) untuk berkeliling Pulau Sebatik. 

Peran dari Puskesmas setempat juga didorong agar turut memasang informasi pelaksanaan pelayanan kesehatan di hari kemerdekaan.

“Pelayanan kesehatan ini juga merupakan upaya negara untuk juga memerhatikan aspek pembangunan manusia. Kami berharap, kegiatan besok menjadi salah satu wujud konkret bahwa negara tidak abai pada perbatasan dan daerah terluar. Pemerintah memegang teguh komitmennya untuk membangun nusantara dari perbatasan,” tutupnya.

Peringatan hari kemerdekaan di Pulau Sebatik tersebut didukung oleh berbagai pihak, yakni Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Nunukan, Badan Keamanan Laut, Rajawali Corporation, WIKA, Sinar Mas, Indofood, Triputra Group, Sampoerna Strategic, dan Museum Rekor Indonesia. (kemendesa/03)
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar