Korlantas Mabes Polri Survey Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Penerbitan SIM di Polres Tapsel.

Redaksi: Kamis, 24 Agustus 2017 | 01.59.00

Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal Harahap, S.Ik, M.Si, didampingi tim survey Korlantas Mabes Polri dipimpin Ren Min Korlantas AKBP. Rizky Nugroho dan Konsultan Kapolri Bidang Pelayanan Publik Dr. M. Gaus Syah, SH, MM memberikan sambutan kepada responden pada acara survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penerbitan SIM di Polres Tapsel, Rabu (23/8). (Foto: Riswandy)

TAPSEL| HARIAN9
Korlantas Mabes Polri dipimpin Ren Min Korlantas AKBP. Rizky Nugroho didampingi Konsultan Kapolri Bidang Pelayanan Publik Dr. M. Gaus Syah, SH, MM lakukan kunjungan kerja ke Polres Tapanuli Selatan dalam rangka survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Polres Tapsel, Rabu (23/8).

Survey yang diawali dengan tatap muka dan tanya jawab antara responden yang merupakan masyarakat pemohon penerbitan SIM dengan tim survey Korlantas Mabes Polri di lapagan futsal Mapolres Tapsel, dihadiri Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal Harahap, S.Ik, M.Si, Waka Polres Tapsel Kompol H. Hariun Dalimunthe, Kasat Lantas AKP. Anggun Putra, S.Ik, serta jajaran Sat Lantas Polres Tapsel

Dalam sambutannya, Ketua tim survey AKBP. Rizky Nugroho mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui langsung tentang pelayanan publik yang telah di lakukan oleh Sat Lantas Polres Tapsel khususnya dalam pelayanan penerbitan SIM.

“Survey yang dilakukan Korlantas Mabes Polri ini merupakan perintah Kapolri dalam mengukur tingkat pelayanan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan penguruan SIM di unit Lantas sekaligus menindaklanjuti UU No. 25 tahun 2009 tetang standar pelayanan publik,“ ujar Rizky Nugroho.

Di samping itu juga katanya, Korlantas Mabes Polri juga ingin mengetahui kendala sebenarnya dan melihat langsung pemanfaatan simulator SIM dalam rangka penerbitan SIM bisa mencarikan solusinya terkait sarana dan prasarana pelayanan publik di Polres Tapsel.

“Dengan kegiatan seperti Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap layanan penerbitan SIM ini, kita dari Korlantas Mabes Polri mengetahui kendala sebenarnya di Polres Tapsel dan bisa mencarikan solusinya terkait sarana dan prasarana pelayanan publik di daerah,” terang AKBP Rozky Nugroho.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal Harahap, S.Ik, M.Si, menekankan akan tujuan dari di laksanakannya kegiatan ini, yaitu untuk mengetahui respon serta kepuasan dari masyarakat atas pelayanan yang telah diberikan oleh Polres Tapsel guna untuk meningkatkan pelayanan pembuatan SIM terhadap masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Tapsel yang membawahi tiga Kabupaten yakni Kabupaten Tapsel, Kabupaten Paluta dan Kabupaten Palas.

Menurut AKBP M. Iqbal, pelayanan publik seperti pengurusan SIM khususnya di Polres Tapsel, mulai bagus, hanya saja masih terkendala dengan sarana dan prasarana seperti lapangan untuk uji mengemudi kenderaan, kebutuhan mobil layanan SIM keliling, mengingat akses jarak tempuh daerah dengan kantor Sat Lantas Polres Tapsel paling dengan memakan waktu satu setengah jam.

“Tentunya dengan jarak tempuh yang jauh ini masyarakat membutuhkan biaya yang tinggi sehingga menjadi salah satu hambatan untuk mengurus SIM, perpanjangan STNK, dan pengurusan lainnya. Dan inilah yang menjadi salah satu kendala dalam pelayanan publik Sat Lantas,“ kata Kapolres.

Untuk itu, Kapolres mengharapkan, untuk meningkatkan pelayanan public khususnya di Sat Lantas. perlu peningkatan sarana dan prasarana pendukung seperti alat simulator sebagai alat uji penggunaan kenderaan bermotor.

“Kami juga mohon masukan dari Korlantas untuk bisa mengambil kebijakan sesuai standar dan memberikan pelatihan khusus bagi instruktur pelayanan SIM dengan menerbitkan sertifikat sebagai legalitas formal,“ jelasnya.

Dedi (38) salah satu warga yang ikut kegiatan tim survei kepuasan masyarakat Korlantas. mengaku, pelayanan yang diberikan Satlantas Polres Tapsel cukup bagus dan usaha Sat Lantas sudah maksimal. Namun ia berharap adanya penambahan sarana agar pelayanan terjangkau ke daerah yang jauh dan terpinggirkan.

“Dalam pelayanan publik Sat Lantas, sarana menang masih sangat minim khususnya lokasi tempat praktek mengemudi dan alat Simulator, “ tentu inilah yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan kepolisian negara,” katanya.  (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 

                                                                              


Komentar