Layanan Irigasi Perdesaan Ditingkatkan Melalui Program P3-TGAI

Redaksi: Selasa, 01 Agustus 2017 | 16.22.00

Ilustrasi

JAKARTA| HARIAN9
Pemerintah meningkatkan layanan irigasi perdesaan melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). 

Program P3-TGAI ini merupakan salah satu program pembangunan Infrastruktur  Berbasis Masyarakat (IBM) dan menjadi program yang diprioritaskan pada tahun 2018. 

Program ini diselenggarakan melalui bentuk pemberdayaan dan partisipasi masyarakat sehingga memberikan kontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja.

Program P3-TGAI tahun ini ditargetkan tersebar sebanyak 3.000 lokasi di 30 provinsi pada 33 wilayah sungai dengan dana yang mencapai sebesar Rp 600 miliar. 

Sedangkan pada tahun 2018 sendiri, jumlah lokasi P3-TGAI direncanakan lebih banyak lagi, yakni mencapai 5.000 lokasi dengan estimasi dana sebesar Rp 1 miliar. 

Adanya penambahan tersebut disebabkan oleh efektifitas program, partisipasi dan kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi.

"Pada program ini, yang dilakukan tidak hanya membangun fisik saluran irigasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Kementerian PUPR tidak hanya membangun jalan tol dan jembatan, namun juga padat karya sehingga uang juga berputar di desa," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sementara itu, program P3-TGAI dilaksanakan secara swakelola melalui pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat. 

Anggaran yang dialokasikan untuk tiap kawasan sebesar Rp 200 juta dengan proporsi 90 persen untuk pembangunan fisik dan sisanya untuk pendampingan oleh P3A. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 

Komentar