Menhub Ingin PKTJ Ciptakan Insan Transportasi Berkeselamatan

Redaksi: Senin, 07 Agustus 2017 | 00.12.00

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, usai memimpin Apel di Lapangan Kampus PKTJ, pada Minggu (6/8). (Foto: dephub)


TEGAL| HARIAN9 
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk dapat menciptakan insan transportasi yang berkeselamatan melalui pendidikan di Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ). 

Demikian disampaikan Menhub saat memimpin Apel di Lapangan Kampus PKTJ, pada Minggu (6/8).

"Kehadiran sekolah PKTJ menjadi suatu keharusan karena keselamatan adalah concern dari Kemenhub. Oleh karenanya Kepala BPSDMP harus memberikan suatu perhatian khusus, melakukan konsolidasi, pengamatan serta peningkatan agar sekolah ini dapat menjadi lebih baik karena melalui sekolah ini kita mendapatkan insan-insan transportasi yang mempunyai kualifikasi sebagai masyarakat transportasi yang berkeselamatan," jelasnya.

Dalam sambutannya Budi juga mengatakan perlunya dukungan para pihak agar terciptanya transportasi yang berkeselamatan.

"Tidak mudah kita membuat transportasi yang berkeselamatan namun dengan dukungan para pihak hal tersebut dapat diwujudkan. Sejak dini kita harus melakukan self correction, meningkatkan self confidence, meningkatkan pemikiran jauh ke depan," ujarnya.

Secara tegas Budi mengingatkan taruna dan taruni PKTJ untuk menjalankan proses belajar dengan baik.

"Kalian adalah anak muda yang berkeinginan untuk maju, berkompetisi, tetapi saya selalu ingatkan ada batas-batasnya, jangan sekali-kali senior melakukan kegiatan yang tidak terpuji, jangan sekali-kali anda melakukan kegiatan yang tidak patut, walaupun dengan junior atau (kepada yang) lebih muda, kita harus saling menghormati," tegasnya.

Selain itu, disampaikannya pesan kepada dosen PKTJ agar terus bersemangat dalam mendidik taruna dan taruni.

"Saya sampaikan juga untuk para dosen, bersemangatlah karena anda orang-orang pilihan dari warga negara indonesia yang berkesempatan untuk mendidik anak-anak kita menjadi anak yang tangguh," jelasnya.

Lebih lanjut Budi meminta agar pembangunan Kampus PKTJ dapat diselesaikan dalam waktu 3 tahun agar semakin banyak tercipta insan transportasi yang berkeselamatan.

"Ini merupakan kampus kedua yang lebih besar dari kampus pertama. Saat ini progres pembangunan mencapai 30 persen. Saya minta paling lama 3 tahun harus sudah selesai dan diisi dengan program-program tercanggih dan Insya Allah dengan pembangunan ini memberikan semangat bagi kita semua untuk mengkontribusikan kemampuan kita agar kita mampu menjadi insan transportasi yang terpuji," ujarnya.

Diharapkannya, ke depan taruna taruni tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari Indonesia Bagian Timur.

"Saya pesan kepada Kepala BPSDMP untuk memberikan kesempatan saudara-saudara kita yang di timur dan barat agar bisa sekolah di sini. Ini adalah milik Indonesia dan ini harus dicampaign di mana Pemerintah Daerah harus ikut serta agar kita mempunyai ahli dalam bidang kualifikasi kendaraan yang dapat melakukan pengawasan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan Menhub, Kepala BPSDMP Djoko Sasono, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso, Sekretaris BPSDMP M. Yugi Hartiman serta Direktur PKTJ Yudi Karyanto.

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan di Tegal, Jawa Tengah. PKTJ ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.15 tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan tanggal 24 Februari 2012. 

Visinya sebagai pusat pendidikan unggulan di bidang Keselamatan Transportasi Jalan yang handal, profesional dan berdedikasi tinggi. Adapun program studi di PKTJ diantaranya : a. Jurusan Diploma III Pengujian Kendaraan Bermotor; b. Jurusan Diploma IV Manajemen Keselamatan Transportasi Jalan; c. Jurusan Diploma IV Teknik Keselamatan Otomotif. (dephub/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar