Sengketa Kios Pajak Buah Ujung Titi Kualasimpang Saling Klaim Pemilik

Redaksi: Sabtu, 19 Agustus 2017 | 13.12.00

Efendi Pedagang di Pajak Buah Ujung Titi Kota Kualasimpang (Foto: Jasmani)

ACEH TAMIANG| HARIAN9
Sengketa dan Saling saling klaim hak milik,  tehadap bangunan kios No. 50 yang berlokasi di pajak (pasar) buah ujung titi, antara Efendi warga Kebun Tanah Terban Kecamatan Karang Baru dengan inisial SR utusan Rusli Ismail warga Kampung Perdamaian Kecamatan Kota Kualasimpang.

Informasi yang dihimpun wartawan HARIAN9, dari hasil investigasi sejak bulan lalu,  Efendi kepada HARIAN9 mengaku, "seringkali kali didatangi oleh SR yang juga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. 

"Memang dari dulu SR selalu mengutip sewa-sewa kios ditempat tersebut, dengan besaran sewa yang pernah dikutip Rp. 2.000.000, dan terakhir sekitar  Rp. 2.500.000. Namun ketika dicek ke Dinas Pendapatan, ternyata sewa tersebut tidak disetorkan. Makanya kami berupaya untuk melakukan pembayaran langsung. Tapi entah kenapa pihak Dinas Pendapatan masih enggan menanggapi keinginan kami, melihat hal tersebut diduga ada  kesalahan  di mejemen Dinas Pendapatan Aceh Tamiang itu”. ungkapnya.

Selanjutnya, Selasa, 15 Agustus 2017, wartawan HARIAN9 baru dapat menjumpai SR,mengatakan,  kios yang ditempati Efendi adalah milik Rusli Ismail warga Kampung Perdamaian Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang.  Kios itu pernah dipinjam pakaikan kepada Abu, Warga Kampung Kota Lintang Kacamatan Kota Kualasimpang. 

“Selanjutnya kios tersebut pindah ketangan Efendi melalui anak Abu, dan kemudian Efendi mulai membayar sewa kiosnya pada saya Rp.2 juta, lalu Rp.2,5 juta, sedangkan batas sewa kios tersebut adalah bulan April 2017,” ucapnya. 

Disebutkan, Rusli pernah menawarkan untuk menjual kios dan balik nama pada Efendi. Namun Efendi pada saat itu tidak punya uang. 

"Maka pada bulan april 2017 lalu, kios tersebut minta dikosongkan, Efendi malah marah dan menyatakan kalau SR adalah perampas kios dari Pemerintah Daerah Aceh Tamiang," terangnya.

Menurutnya, kios yang ditempati Efendi yang bernomor 50 adalah atas nama Rusli Ismail, dan Efendi adalah orang yang sebenarnya telah merampas kios tersebut,” cetusnya. (Jas9)


Komentar