200 Gram Sabu Asal Aceh Tujuan Jambi Digagalkan Polres Langkat

Redaksi: Senin, 25 September 2017 | 22.07.00

Tersangka Yus (29) warga Dusun Beringin Desa Lancok Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh dan barang bukti 200 gram sabu. (Foto: Hermansyah)

LANGKAT| HARIAN9 
Personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Langkat, menggagalkan pasokan 200 gram sabu tujuan Jambi yang dibawa kurirnya dengan menggunakan bus Sempati Star BL-7922 AA dari Aceh menuju Medan, Jumat (22/9) pukul 06.00 WIB. 

Tersangka Yus (29) warga Dusun Beringin Desa Lancok Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh, yang mengaku sebagai kurir ditangkap ketika petugas menggelar sweeping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya narkoba, di depan pos lalu lintas Sei Karang Desa Kuala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin didampingi Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Supriyadi Yantoto, ketika dikonfirmasi, Senin (25/9) di Mapolres Langkat, Stabat, mengatakan tersangka diamankan dari dalam bus. 

Dijelaskannya, sebelumnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum, yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa sabu. 

Selanjutnya, sambung Kapolres, personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas yang berada di Pos Sei Karang melakukan razia di lokasi tersebut. Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan duduk dibangku nomor 27 di dalam bus tersebut. Saat diperiksa dan menggeledahnya petugas menemukan barang bukti di tas yang disimpannya.

Tersangka kurir, kepada petugas saat diintrogasi mengaku barang tersebut mau dibawanya ke Jambi dengan upah sebesar Rp.10 juta jika berhasil mengantarkan sabu tersebut.

"Kurirnya saat kita interogasi, dia dijanjikan upah mengantar sebesar sepuluh juta, namun dia baru menerima uang sebesar Rp.2 juta untuk biaya diperjalanan dan sisanya akan dibayar jika barang itu sampai ketempat yang dituju," tegasnya. (hs9)
Editor: Mardan H Siregar

Komentar