5 Ruko Dilumat Sijago Merah dan 3 Tewas Terpanggang

Redaksi: Jumat, 29 September 2017 | 01.27.00

Lima unit rumah toko (ruko) musnah terbakar di Jalan Masjid Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Langkat, Rabu (27/9) malam sekira pukul 23.45 WIB. (Foto: Hermansyah)

PANGKALAN BERANDAN| HARIAN9
Lima unit rumah toko (ruko) musnah terbakar di Jalan Masjid Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Langkat, Rabu (27/9) malam sekira pukul 23.45 WIB. 

Akibat peristiwa itu tiga orang penghuni ruko tewas terpanggang dengan kondisi mengenaskan.

Ketiga korban yang meninggal dunia tersebut adalah penghuni ruko Serasi Jaya yakni Leni alias Alien, 45, (Ibu rumah tangga) warga Jl Masjid Kelurahan Brandan Timur, Kec Babalan. Kemudian Ivan, 17, (anak lelaki korban) dan Sella (anak perempuan korban).

Menurut keterangan dari kepolisian, pada saat terjadinya kebakaran, korban tidak dapat keluar dari ruko karena api awalnya dari depan pintu keluar, dan ruko tersebut tidak ada pintu belakang.

Pada saat api masih membakar bagian bawah, masyarakat berusaha mendobrak pintu rumah korban namun api semakin besar dan korban terjebak di dalam rumah tidak dapat keluar diperkirakan karena panik dan saat itu lampu padam. 

Posisi korban meninggal dunia bersatu di ruang tengah dan keadaan rumah berdinding batu dan tingkat dua berlantaikan kayu.

Petugas kesulitan mengevakuasi jenazah korban karena dalam posisi tertimbun bahan material besi bekas terbakar. Sedangkan kondisi korban telah hangus terpanggang sehingga sulit dikenal.

Kebakaran tersebut juga menghanguskan lima ruko berlantai dua masing-masing toko roti Harapan Baru, toko pecah belah Serasi Jaya, ruko Yasoba, ruko no : 38 (gudang), toko roti Tari.

Keterangan yang diperoleh kru Harian9 saat di lokasi, awalnya warga melihat kepulan asap yang disertai api berasal dari lantai bawah ruko Serasi Jaya. 

Warga kemudian berusaha mendobrak ruko yang dalam kondisi terkunci tersebut. Namun api terlanjur membesar sehingga warga tidak dapat mengevakuasi korban dan harta bendanya.

Pantauan di TKP , warga berusaha memadamkan api dengan peralatan apa adanya sebelum tiba mobil pemadam kebakaran dari Pertamina Pangkalanberandan dan Pemda Langkat.

Camat Babalan Yafizham Parinduri didampingi Lurah Brandan Timur yang turun ke lokasi turut memberikan bantuan. Begitu juga personel Polsek Pangkalanbrandan dan personel Koramil/13 PB dan ormas Pemuda Pancasila mencoba mengamankan situasi di lokasi peristiwa.

Kobaran api dapat dipadamkan sekira pukul 04.30 WIB, Kamis (28/9) pagi. Kapolsek Pangkalanbrandan AKP JM Sitompul ketika dikonfirmasi mengatakan.

"Menurut keterangan beberapa saksi, api berasal dari ruko Serasi Jaya dan diduga akibat arus pendek,” tandasnya. (HS9)
Editor: Mardan H Siregar


Komentar