Alamak, Pria Asal Pante Bidari ini Simpan Sabu di Celana Dalamnya

Redaksi: Rabu, 06 September 2017 | 07.19.00


Tersangka Mar
LANGKAT| HARIAN9
Akibat bawa sabu yang diselipkan di celana dalam, seorang penumpang bus angkutan umum PT Aceh Tengah BL-7460 GB ketangkul oleh Personel Sat Res Narkoba Polres Langkat yang sedang melakukan sweping guna mengantisipasi peredaran narkoba didepan pos lalu lintas Sei Karang Desa, Kuala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Tersangka adalah Mar (30) warga Desa Paya Demam SA Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur yang mengaku sebagai kurir itu, kini sudah mendekam di sel tahanan Polisi.

"Tersangka pembawa sabu mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan narkoba didalam celana dalamnya. Namun berkat kesigapan kita pelaku dapat kita amankan dan kini sudah kita tahan," ujar Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Supriyadi Yantoto, ketika dikonfirmasi HARIAN9 di Mapolres Langkat, Stabat.

Dijelaskannya, polisi sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum, yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkotika jenis sabu.
ini Barang Buktinya


Selanjutnya, sambung Kasat, personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas yang berada di Pos Sei Karang melakukan razia di lokasi tersebut. Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan didalam bus tersebut. Saat diperiksa dan menggeledahnya petugas menemukan barang bukti diatas yang disembunyikannya di dalam celana dalamnya.

Kepada petugas, tersangka yang mengaku sebagai kurir dan dijanjikan uang Rp 5 juta jika berhasil mengantarkan sabu yang dibawanya dari Lhok Nibung Aceh Timur ke Palembang

" Pengakuan kurirnya saat kita interogasi, dia akan memperoleh upah mengantar sebesar lima juta ke tempat yang dituju, namun dia belum menerima satu rupiahpun dan dijanjikan akan dibayar di Palembang, " tegasnya.(hs9)


Komentar