Dalam Rangka HUT TNI Ke -72 Tahun 2017, Komandan Kodim 0824 Pimpin OTT Sampah Kali Bedadung

Redaksi: Selasa, 19 September 2017 | 11.57.00

Dengan melibatkan 300 orang TNI gabungan dari Kodim 0824, Yonif Raider 509, Yon Armed 8/105 Tarik, Brigif Raider 9/2 Kostrad, 60 orang Satpol PP, 60 orang Polres Jember, 100 orang relawan dari Dinas Lingkungan Hidup Jember yang bersama-sama melaksanakan apel pagi dipimpin oleh Dandim 0824 Letkol Inf Rudianto selanjutnya bersama-sama melakukan bersih-bersih kali. (Foto: sis24)

JEMBER| HARIAN9 
Dalam rangka HUT TNI Ke 72 Tahun 2017 Pada Selasa (19/09/2017) mulai pukul 07.30 Wib  sebagai kegiatan pendahuluan  dilaksanakan Karya Bakti TNI Bersih-bersih Kali Bedadung Jember tepatnya di lokasi Gladak Kembar.

Dengan melibatkan 300 orang TNI gabungan dari Kodim 0824, Yonif Raider 509, Yon Armed 8/105 Tarik, Brigif Raider 9/2 Kostrad, 60 orang Satpol PP, 60 orang Polres Jember, 100 orang relawan dari Dinas Lingkungan Hidup Jember yang bersama-sama melaksanakan apel pagi dipimpin oleh Dandim 0824 Letkol Inf Rudianto selanjutnya bersama-sama melakukan bersih-bersih kali.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Jember Arismaya, setelah pembagian kantong sampah kepada masing-masing orang, Letkol Inf Rudianto dan Arismaya  pun langsung membaur dengan personel lainnya untuk bersama-sama mengadakan Operasi Tangkap Tangan (OTT)  Sampah Kali Bedadung.

Disela-sela kegiatan tersebut saat ditanyakan apa dampak yang diharapkan dengan adanya kegiatan ini, Letkol Inf Rudianto menjelaskan memang kegiatan ini bisa dibilang tidak ada apa-apanya kalau melihat kekuatan yang diturunkan memang terlalu kecil untuk membuat kali Bedadung ini bersih, namun dari kegiatan seperti ini tentunya mengingatkan diri kita semua, diri saya diri masyarakat semuanya untuk lebih menyadari akan pentingnya kebersihan.

Dengan kegiatan ini minimal masyarakat tersentak dan sadar bahwa membuang sampah di kali sangat mengganggu aliran air yang berakibat banjir, belum lagi dapak kesehatannya bagi masyarakat yang bermukim dikiri-kanan tepi sungai dan lain-lain, memang tidak mudah membangun kesadaran masyarkat banyak, namun kita harus berupaya dan selalu berupaya, minimal berangkat dari diri kita masing-masing.

Selanjutnya saat ditanyakan langkah-langkah lainnya, Letkol Inf Rudianto menjelaksan bahwa selain dilaksnakannya aksi seperti ini, aparat terutama pemerintah daerah tentunya harus mencarikan solusinya dengan pembangunan depo-depo sampah, menegakkan aturan-aturan dan lain-lain yang dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aris Maya.

Bahkan Aris Maya menegaskan dari beberpa titik tempat menumpuknya sampah kali bedadung ini telah kita buatkan depo-depo sampah seperti di Tegal Besar, Jl Imam Bonjol yang mampu meminimalisir masyarakat yang membuang sampah di kali Bedadung ini.

Dalam waktu satu jam saja sampah yang terkumpul sudah berkarung-karung dan dinaikkan dengan mengerek menggunakan tali dari atas Gladak Kembar selanjutnya dinaikkan truck sampah untuk dibuang ke tempat pembuangan.

Sukirno 49 tahun warga sekitar Gladak Kembar saat diwawancarai terkait banyak sampah di Kali Bedadung ini menyatakan bahwa sampah-sampah tersebut bukan dari warga sini, namun dari pengendara yang lewat dan melemparkan sampah-sampah tersebut, kita saat mancing saja sering ketimpa orang melempar sampah, dan betul apa kata Pak Dandim kita harus membangun kesadaran masyarakat. (sis24)
Editor: Mardan H Siregar 

                                                                        










Komentar