Ganja 40 Kilogram Tujuan Medan Gagal Beredar

Redaksi: Sabtu, 02 September 2017 | 08.14.00


LANGKAT| HARIAN9
Polres Langkat, menggagalkan melintasnya pasokan narkoba tujuan Medan, berikut menyita barang bukti sebanyak empat puluh bal atau sekitar 40 kilogram ganja dari seorang kurirnya yang naik menggunakan bus penumpang umum Anugerah BL-7447 AA, Jumat (1/9) pukul 05.00 WIB.

Tersangka kurir ES alias Edi (35) buruh harian lepas, warga Jalan Anyelir Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), saat ini sudah ditahan didalam sel tahanan Mapolres Langkat.

Pembawa ganja tersebut ditangkap saat petugas menggelar sweping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya narkoba, didepan pos lalu lintas Sei Karang Desa. Kuala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Supriyadi Yantoto, kepada Harian9 di, Stabat mengatakan tersangka pembawa narkoba jenis ganja, kini sudah ditahan di sel tahanan.

Sebelumnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum Anugerah BL-7447 AA, yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkotika jenis ganja.

Kemudian personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas yang berada di Pos Sei Karang melakukan razia di lokasi tersebut. Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan didalam bus tersebut. Saat diperiksa, petugas menemukan tersangka ganja yang mengakui membawa empat kotak berisi puluhan bal ganja yang disimpannya di bagasi bus tersebut.

Berdasarkan keterangan tersangka kepada petugas, dia mengaku sebagai kurir dan dijanjikan upah sebesar Rp.10 juta jika berhasil mengantarkan ganja yang dibawanya ke Medan.

"Kurirnya mengaku saat diinterogasi, akan memperoleh upah mengantarnya sebesar Rp250 ribu untuk setiap balnya. Namun tersangka baru menerima uang panjar sebesar Rp1 juta sedang sisanya akan dibayarkan jika sampai ditempat yang ditujunya," tegasnya. (hs9)

Komentar