Indonesia-Kroasia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Interfaith

Redaksi: Rabu, 20 September 2017 | 08.20.00

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno LP Marsudi, lakukan pertemuan bilateral dengan Deputi Perdana Menteri dan Menteri Urusan Luar Negeri dan Eropa Republik Kroasia, Marija Pejčinović Burić, di sela-sela Sidang Majelis Umum ke-72 PBB di New York, Amerika Serikat (18/9).  (Foto: kemlu)


NEW YORK| HARIAN9 
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno LP Marsudi, lakukan pertemuan bilateral dengan Deputi Perdana Menteri dan Menteri Urusan Luar Negeri dan Eropa Republik Kroasia, Marija Pejčinović Burić, di sela-sela Sidang Majelis Umum ke-72 PBB di New York, Amerika Serikat (18/9).

“Tahun ini Indonesia dan Kroasia rayakan 25 tahun hubungan diplomatik dan kedua negara bertekad memperkuat kerja sama di bidang, ekonomi, dan inter-faith,” ujar Retno.

Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama Retno sejak Menlu Marija dilantik. Lebih lanjut kedua Menlu juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan hubungan perdagangan dan investasi, pendidikan dan sosial budaya. 

“Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perdagangan adalah dengan menggali potensi komoditas dagang, memfasilitasi pertemuan antara pelaku bisnis kedua negara dan meningkatkan partisipasi pada promosi perdagangan,” tutur Retno.

Retno juga menyambut baik tawaran Kroasia untuk menjadikan Kroasia sebagai “pintu masuk” bagi produk/komoditi Indonesia ke pasar Uni Eropa. Dalam kaitan ini, Retno juga menyampaikan undangan kepada pebisnis Kroasia untuk ikut serta dalam Trade Expo Indonesia 2017 yang akan diadakan di BSD City, 10-15 Oktober 2017. 

Isu penting lainnya adalah keinginan untuk meningkatkan kerja sama di bidang dialog antar-iman (interfaith). Walaupun Kroasia merupakan negara mayoritas agama Kristen, sekitar 2 persen dari penduduknya merupakan umat Islam. 

Kroasia memuji kemajuan Indonesia dalam mengembangkan toleransi melalui dialog antar-iman. Dalam kaitan ini, dialog ini merupakan salah satu langkah yang juga ingin dilakukan guna terus mendorong kerukunan antar agama di Krosia. 

“Indonesia memiliki kerja sama inter-faith dengan berbagai negara dan menyambut baik keinginan Krosia untuk lakukan kerja sama interfaith,” tutur Retno.

Kroasia merupakan mitra dagang Indonesia terbesar ke-7 di kawasan Eropa Timur dan Tenggara. Total perdagangan kedua negara pada tahun 2016 adalah USD.62.88 juta dengan surplus untuk Indonesia sebesar USD.35.3 juta. 

Tercatat jumlah WNI di Kroasia sebanyak 51 orang dan jumlah wisatawan Kroasia ke Indonesia sebanyak 2.504 orang. (kemlu/03)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar