KBRI Tokyo dan Kemendag Ajak CEO Waralaba Beri Pembekalan Wirausaha

Redaksi: Senin, 25 September 2017 | 21.23.00

Sejumlah CEO perusahaan waralaba Indonesia diundang sebagai pembicara dalam lokakarya bertajuk “Pendampingan Waralaba bagi Diaspora dan Tenaga Magang Indonesia di Jepang”. Kegiatan digelar pada 17 september 2017 di Hall Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT), Tokyo, Jepang. (Foto: kemendag)


TOKYO| HARIAN9
Sejumlah CEO perusahaan waralaba Indonesia diundang sebagai pembicara dalam lokakarya bertajuk “Pendampingan Waralaba bagi Diaspora dan Tenaga Magang Indonesia di Jepang”. Kegiatan digelar pada 17 september 2017 di Hall Sekolah Republik Indonesia
Tokyo (SRIT), Tokyo, Jepang. 

Lokakarya ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui Atase Perdagangan Tokyo, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan.

“Lokakarya ini memberi gambaran dan strategi dalam mengatur rencana-rencana bisnis di sektor waralaba kuliner. Kami harap semua peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya sebagai bekal kelak saat kembali ke Indonesia,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti saat memberi sambutan.

Peserta lokakarya adalah diaspora Indonesia serta warga Indonesia yang bekerja sebagai tenaga magang di Jepang. Lokakarya ini menghadirkan CEO Es Teler 77 dan CEO Bakmi Naga. 

Turut hadir Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Budi Santoso, serta Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Fetnayeti dari Kemendag. 

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Asosiasi Waralaba Indonesia. Wakil Duta Besar RI di Tokyo, Ben Perkasa Drajat, mengapresiasi kegiatan ini karena dapat membantu menciptakan wirausahawan baru di sektor waralaba dengan melibatkan diaspora serta tenaga kerja Indonesia di luar negeri, khususnya di Jepang.

“Melalui lokakarya ini, diaspora dan tenaga magang Indonesia di Jepang mendapat bekal dan informasi yang akurat untuk menjadi wirausahawan. Dengan begitu, ketika kembali ke Tanah Air mereka dapat mencari peluang bisnis nantinya,” ungkap Ben saat membuka acara.

Atase Perdagangan Tokyo, Faried W. Rahman, mengungkapkan antusiasme para peserta lokakarya.

“Walaupun cuaca hujan, tidak menyurutkan niat para peserta untuk hadir dan mendengarkan kiat-kiat mengenai usaha waralaba di Indonesia. Peserta yang hadir berjumlah 65 orang yang datang tidak hanya dari kota Tokyo dan sekitarnya saja, bahkan ada yang datang dari kota Osaka,” katanya.

Setelah kegiatan lokakarya, rombongan Kemendag langsung mengunjungi beberapa perusahaan waralaba lokal, Asosiasi Waralaba Jepang (Japan Franchise Association), serta temu bisnis dengan pelaku usaha waralaba di Jepang. Tujuannya untuk mengidentifikasi peluang waralaba Indonesia masuk ke pasar Jepang. (rel/03) 
Editor: Mardan H Siregar


Komentar