Kemendes PDTT Tak Ingin Desa Bergantung pada Dana Desa

Redaksi: Sabtu, 30 September 2017 | 00.12.00



PALU| HARIAN9
Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi terkait output dan outcome dana desa terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Pemerintah juga akan melakukan evaluasi dari sisi kelembagaan yang bersentuhan dengan dana desa. Hal itu diungkapkannya pada Gala Dinner Teknologi Tepat Guna di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (27/09).

Diakuinya, ada kekhawatiran bagi desa yang nantinya menjadi ketergantungan. Ia tak ingin Dana Desa justru berdampak pada penurunan semangat desa dalam mengingkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

"Kami khawatir ada ketergantungan yang tinggi terhadap Dana Desa. Suatu saat misalnya ketika tidak ada Dana Desa ada opini bahwa desa tanpa Dana Desa, desa tidak bisa membangun. Nah ini mudah-mudahan kita tidak salah," ujarnya.

Untuk itu ia berharap, forum-forum seperti pagelaran teknologi tepat guna tersebut, dapat menjadi wadah masyarakat untuk menguasai sumber alat produksi di desa seperti pasca panen. 

Hal ini memberikan ruang kreatifitas dan inovasi terutama bagi inventor daerah. Dengan itu, desa secara mandiri akan mampu mengembangkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki dengan inovasi dan teknologi.

"Kita mendorong terus-menerus peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui kemandirian ekonomi. Penemuan-penemuan inovatif ini secara luas masyarakat belum banyak mengetahui. Ini harus kita sosialisasikan, kita informasikan agar masyarakat luas tahu. Ini merupakan basis dari pengembangan sumber daya alam yang kita miliki kemandirian ekonomi ada, ketahanan ekonomi masyarakat akan ada, kalau kita bisa menguasai alat produksi, penguasaan aset dan sebagainya," tutupnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar












Komentar