Nekat Bobol ATM BRI, Dua Karyawan PT BG Digelandang Polisi

Redaksi: Sabtu, 09 September 2017 | 23.18.00

Dua Penyidik (Juper) Polsek Sunggal Menginterogasi Dua Karyawan PT. Bringin Gigantara pembobol ATM BRI depan Hotel Raz Plaza Jalan Dr Mansyur Medan. (Foto: Joko Hendro)

MEDAN| HARIAN9
Nekat membobol uang dari Ajungan Tunai Mandiri (ATM) depan Hotel Raz Plaza Jalan Dr Mansyur Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Selayang, dua karyawan PT. Bringin Gigantara (BG) yang merupakan vendor BRI, Samuel Daeli (29) dan Chandra Lesmana (27) digelandang personel Reskrim Polsek ke Mapolsek Sunggal

Begini cerita penangkapan Samuel, warga Jalan Pancing I Rel Lingkungan  VII Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan dan Chandra warga Jalan Sejati Gang Imam No. 11 Kelurahan Sarirejo Kecamatan Medan Polonia ini. 

Berawal pada, Sabtu (5/8/2017) sekira pukul 07.00 WIB. Samuel masuk kantor dan memulai pekerjaan. Selanjutnya pukul 09.00 WIB, mengambil kunci ATM BRI yang terletak di meja kantor tanpa sepengetahuan karyawan dan pimpinan, kemudian menyimpan kunci tersebut di rumahnya.

Kemudian, Rabu (23/8/2017) sekira pukul 13.00 WIB, Samuel menghubungi Chandra untuk mencuri uang yang ada di ATM BRI Jalan DR Mansyur namun ditolaknya.

Lalu, Jumat (25/8/2017) sekira 22.00 WIB, tiba-tiba Chandra berubah pikiran dan menghubungi Samuel bahwa dirinya menerima ajakan tersebut dan berjanji bertemu di Jalan Dr Mansyur tepatnya di ATM BRI depan Hotel Raz Plaza pada, Sabtu (26/8/2017) pukul 08.30 WIB.

Kemudian Rabu (30/8/17) kedua tersangka mulai melakukan pencurian uang di ATM BRI tersebut dengan cara membuka mesinnya dengan menggunakan kunci yang sudah dicuri sebelumnya. Setelah itu mesin terbuka, Samuel langsung membuka pintu ketiga dengan memasukkan kode pin yang diketahuinya saat mengintip temannya memasukkan pin waktu pengisian uang di ATM BRI,  kemudian mengambil Cashet yang berisi uang dan menutup kembali.

Usai melakukan aksinya, kedua tersangka langsung pergi ke salah satu rumah kosong di kawasan Medan Johor dan  membagi hasil, Samuel mendapat Rp.102.200.000. Sementara Chandra mendapat Rp. 75.000.000. Kemudian sebelum pulang kerumahnya, Chandra membakar Cashet ATM BRI dan membuang kuncinya ke Sungai  Jalan Avros Polonia.

Kemudian perusahan PT. Bringin Gigantara (Vendor BRI) Jalan Beo No. 40 Lingkungan VIII Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal
yang mencurigai Samuel, Selasa 5 September 2017 pukul 17.00 WIB langsung menginterogasi dan Samuel akhirnya mengaku telah mengambil uang tersebut bersama Chandra.

Kemudian, esoknya Rabu 6 September 2017 sekira pukul 11.00 WIB, karyawan kantor pusat melakukan interogasi terhadap Chandra, langsung mengakuinya serta mengembalikan uang tersebut sebesar Rp. 69.800.000 dan  saat itu juga Kepala Pelayanan PT. Bringin Gigantara, Slamet Widodo (42) menghubungi Polsek Sunggal.

Menerima laporan, personel Reskrim langsung meluncur serta melakukan penangkapan dan menyita barang bukti membawa keduanya ke Mapolsek Sunggal untuk diproses hukum.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, SH, SIK, MH, melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik, SH, MH,  kepada Wartawan, Jumat (8/9/17) mengatakan, kedua tersangka dan barang bukti 698 lembar uang pecahan Rp 100.000 telah diamankan pihaknya.

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dipersangkakan melangga Pasal 363 ayat (1) ke-4e dan 5e KUHPidana," jelas Manik yang lama bertugas di Patko Sabhara dan Penyidik Reskrim Jahtanras Poltabes (kini Polrestabes) Medan. (HJ9)

Komentar