Penetapan Perpanjangan Pengenaan BMTP atas Impor Barang "Produk Canai Lantaian Dari Besi Atau Baja Bukan Paduan"

Redaksi: Jumat, 29 September 2017 | 16.53.00



JAKARTA| HARIAN9
Berdasarkan hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI), diketahui bahwa Industri Dalam Negeri (IDN) membutuhkan perpanjangan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor barang “produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan”. 

Perpanjangan ini untuk mencegah atau memulihkan kembali terjadinya ancaman kerugian serius, serta memberikan kesempatan untuk melanjutkan pelaksanaan penyesuaian struktural agar dapat bersaing dengan barang impor.

Ketua KPPI Mardjoko menyampaikan bahwa Menteri Perdagangan telah memutuskan perpanjangan terhadap pengenaan BMTP atas impor barang “produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan, dengan spesifikasi lebar 600 mm atau lebih, disepuh atau dilapisi dengan paduan aluminium-seng, mengandung karbon kurang dari 0,6% menurut beratnya, dengan ketebalan sampai dengan 0,7 mm” yang termasuk dalam Nomor Hs. Ex. 7210.61.11.

Selanjutnya, Berdasarkan keputusan Menteri Perdagangan untuk perpanjangan BMTP tersebut, pada tanggal 19 September 2017 Menteri Keuangan telah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.010/2017 tentang Pengenaan BMTP Terhadap Impor Produk Canai Lantaian dari Besi atau Baja Bukan Paduan, yang diundangkan pada tanggal 20 September 2017 di dalam Berita Negara Republik Indonesia 2017 Nomor 1292.

Jangka waktu dan besaran BMTP dimaksud adalah sebagai berikut: Periode Tahun Pertama (3 Oktober 2017 -2 Oktober 2018) Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebesar Rp.2.891.858 per ton dan Periode Tahun II (3 Oktober 2018 - 2 Oktober 2019)  Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebesar Rp.2.186.030 per ton. (rel/03)    
Editor: Mardan H Siregar



Komentar