Pengaspalan Jalan Kampung Paya Kulbi (Kampung Serong) Material Sesuai Standar

Redaksi: Selasa, 19 September 2017 | 02.11.00

Pengaspalan Jalan Kampung Paya Kulbi (Kampung Serong) Material Sesuai Standar. (Foto: Andi Saputra)

ACEH TAMIANG| HARIAN9
Perkembangan dalam era pembangunan terutama infrastruktur, baik itu dari pengerasan jalan, normalisasi dan pengaspalan jalan yang dikelola langsung oleh pihak dinas Pekerjaan Umum (PU) bidang Bina Marga Aceh Tamiang terus digalakan ditahun 2017 diwilayah lingkungan kerja kabupaten Aceh Tamiang khususnya. 

Salah satunya yang terpantau oleh pihak wartawan pelaksanaan kegiatan pekerjaan pengaspalan jalan  lanjutan pada tahun 2016 yang terletak didusun Tualang Kampung Paya Kulbi (Kampung Serong) kecamatan Karang baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Dari hasil pantauan yang dilakukan oleh pihak wartawan kelokasi pelaksanaan kegiatan pekerjaan pengaspalan jalan didesa tersbut, pekerjaan itupun sudah selesai tahap pengerasan, dan juga tertulis dipapan proyek tercantum jenis kegiatan pengaspalan jalan dusun tualang  kampung  paya Kulbi (Kampung Serong) kecamatan karang  baru, Nomor kontrak : 600.620/185, tanggal kontrak : 27 Juli 2017 dan nilai kontrak sebesar : Rp.903.228.000  sumber dana : APBK tahun anggaran 2017 yang tercantum konsultan : CV. Multi Prasarana Design  y dengan pelaksana : CV. HARRY KAN TANI JAYA, Senin (18/09/2017).

Namun dalam pekerjaan tersebut, ada terjadinya komplain dari beberapa pihak masyarakat dan menghentikan pekerjaan yang sedang berjalan, yang diduga material berupa bass couse tidak sesuai dengan spek sehingga kualitas material tersebut kurang baik beda dengan pada pengaspalan pada tahun 2016 material yang digunakan cukup baik kualitasnya sehingga hasil pekerjaan tersebutpun sangat berkualitas dan tidak itu juga dalam pelaksanaan pekerjaan pengaspalan jalan pihak masyarakat juga komplain yang didapatkan gorong-gorong kepunyaan desa itu pecah disaat dilakukan pengkompekan oleh alat berat disaat melakukan pengerasan.

Dalam hal ini, pihak pihak wartawan langsung menjumpai Datok penghulu kampung paya Kulbi (Kampung Serong) dusun tualang, diruang kerjanya Aziz Abdullah selaku Datok penghulu desa paya Kulbi (Kampung Serong) dusun tualang menjelaskan kepada pihak wartawan.

"Membenarkan adanya penolakan dari pihak masyarakat terkait pelaksanaan pekerjaan pengaspalan jalan yang menyampaikan melaluli via hp bahwa material berupa bass couse tidak cocok untuk pengaspalan jalan," ungkap Datok penghulu.

"Dan ditemukannya gorong-gorong (buk) pecah akibat alat berat melakukan sebuah pengersan, dan Datok penghulu juga mengatakan "pihaknya sudah memberi tahukan kepada pihak kontraktor terkait pecahnya gorong-gorong (buk), dan pihak kontraktor memberi jawaban akan segera memperbaikinya," tambahnya.

Disampaikannya, menurutnya material berupa bass Couse sudah sesuai dan kualitas yang standart mungkin saja pihak yang mengatakan seperti itu tidak memahami dan tidak tahu mana material yang baik untuk pengaspalan, dan faktor alam yang kurang mendukung sehingga terjadinya hujan, maka terlihat material tersebut berlumpur.

Di samping itu, di hari yang sama di tempat berbeda, pihak wartawan ketemu langsung dengan pihak kontraktor Nasir selaku General Super Tanden  yang menjelaskan. 

"Dalam pelaksanaan pekerjaan pengaspalan jalan, pihak kami memasukan material berupa Bass Couse Tipe A dan apa bila pihak masyarakat yang mengatakan material tersebut bercampur dengan lumpur dan bukan standartnya untuk pengaspalan itu tidak benar adanya mungkin dalam pelaksanaan pekerjaan tahap pengerasan dari  faktor cuaca yang kurang mendukung sehingga lokasi pekerjaan becek diguyur air hujan, sehingga dalam melakukan pengkompekan oleh alat berat air yang tergenang naik kepermukaan dan terlihat seperti lumpur," ungkapnya.

Ditambahkannya, pekerjaan ini masih tahap pertama dan akan dilanjutkan, tahap kedua pekerjaan pengerasan ini pun akan dilakukan pengujian/tes kepadatan oleh pihak konsultan dan apabila dalam pengujian/tes terhadap kepadatan tidak sesuai spek, maka pekerjaan tersebut akan dibongkar dan diperbaiki. 

"Sehingga pekerjaan tersebut pun menghasilkan pekerjaan yang berkualitas baik sesuai spek yang kita harapkan, terkait mengenai gorong-gorong (buk) yang pihaknya akan memperbaiki setelah pengaspalan berjalan," tambahnya.

Lebih lanjut, Nasir menambahkan sebelum pihak kami melakukan pekerjaan yang kami lakukan, pihak kami juga terlebih dahulu melakukan koordinasi kepihak Unsur Muspika dan unsur pemerintahan kampung sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami berharap pekerjaan yang kami kerjakan ini berjalan dengan baik, sesuai seperti apa yang kita inginkan, sehingga masyarakatpun merasakan kenyamanan saat menggunakan jalan yang telah dilakukan pengaspalan dari jalan sebelumnya," harap Nasir. (andi9)
Editor: Mardan H Siregar   
                                                                                    


       



                                                                                   


Komentar