Presiden: Pengelolaan Keuangan Negara Harus Mengarah kepada Perbaikan Sistem

Redaksi: Sabtu, 16 September 2017 | 07.46.00

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahannya dalam acara pembukaan Acara Peresmian Pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta (14/09). (Foto: kemenkeu)


JAKARTA| HARIAN9 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam arahannya mengingatkan kepada seluruh peserta Rakernas jangan memandang pengelolaan keuangan negara hanya sebagai urusan teknis dan prosedural saja, namun harus mengarah kepada perbaikan-perbaikan sistem. 

“Akuntansi kita mestinya harus kita arahkan. Orientasi tidak kepada prosedur. Orientasinya harus dirubah kepada orientasi hasil. Hasilpun juga harus yang berkualitas. Arahnya mesti kesana semuanya,” pesannya dalam Acara Peresmian Pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Kamis (14/09).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah selama satu dasawarsa ini secara terus menerus. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan komitmen dan budaya akuntabilitas pada pengelolaan keuangan negara dari seluruh pemangku kepentingan. 

“Kami sangat bersyukur, mengingat telah munculnya nilai-nilai dan budaya akuntabilitas tersebut secara meluas di pemerintah pusat, pemerintah daerah dan terutama juga di masyarakat di dalam menyikapinya,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Disampaikannya, terima kasih kepada Presiden Jokowi yang berkenan untuk hadir dan sekaligus membuka dan menyampaikan arahan pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah pada tahun ini. 

“Perhatian dan arahan dari Bapak Presiden sangat memberikan arti yang penting dalam makin memperkuat komitmen terhadap penerapan tata kelola yang baik atau good governance dan pentingnya akuntabilitas yang kuat di dalam pengelolaan keuangan negara,” ujarnya.  (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar 





Komentar