Stabilnya Pemerintahan, Berimbas Positif Terhadap Properti

Redaksi: Jumat, 22 September 2017 | 00.09.00

Komisaris PT Paramindo Sejahtera, Eddy Hartono. (Foto: Jaenal Abidin)


MEDAN| HARIAN9 
Pengembang di Sumut menilai stabilnya pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla berimbas positif pada membaiknya daya beli masyarakat khususnya terhadap pasar properti yang sempat lesu pada 2014 dan 2015.

Seperti yang dikatakan Komisaris PT Duta Paramindo Sejahtera, Eddy Hartono bahwa sejak 2016 akhir hingga saat ini pasar properti mulai membaik, terutama sejak ada kebijakan amnesti pajak dan penurunan suku bunga. Meskipun harus diwaspadai musim pemilu 2019 sudah ada di depan mata

"Tapi saya yakin, pemerintah saat ini sangat stabil, ada banyak pemangkasan izin maupun birokrasi dan konsisten dengan pembangunan infrastruktur yang mengintegrasikan kawasan hunian dan bisnis," ujarnya, Kamis (21/9/2017).

Dikatakannya, Bank Indonesia yang memberikan penurunan rate suku bunga maupun pembayaran uang muka. Hal tersebut membawa angin segar bagi konsumen, khususnya bagi yang hendak memiliki rumah pertama yang dekat dengan pusat kota.

"Dukungan nyata pemerintah untuk mendukung masyarakat Indonesia berpenghasilan terbatas untuk memiliki hunian pertama ini menjadikan Indonesia menjadi pasar properti yang menjanjikan. Bahkan menjadi yang terbaik di antara negara-negara ASEAN," katanya.

Menurutnya, kebijakan yang konsisten mempermudah pengembang properti untuk melakukan proyeksi bisnis jangka panjang. 

“Ketika pemerintah stabil, dunia bisnis juga menjadi diuntungkan karena proyeksi bisnis dapat lebih stabil. Biaya proyek lebih terukur, lapangan kerja lebih banyak. Pencari kerja lebih banyak terserap," pungkasnya. (Jae9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar