Tambang Emas Martabe-Dinkes Tapsel Gelar Pelatihan Pemberantasan Penyakit TB

Redaksi: Kamis, 14 September 2017 | 21.42.00

Senior Manager Community Relations and Community Development Pramana Triwahjudi menyerahterimakan bantuan IPAL kepada Puskesmas Batangtoru, diterima Kadis Kesehatan Kabupaten Tapsel dr. Ismail Fahmi Ritonga, M.Kes usai penutupan pelatihan pemberantasan penyakit TB di aula Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapsel, Kamis (14/9).  (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar operasional tambang, khususnya dalam mengurangi laju penyebaran penyakit tuberkulosis (TB), PT Agincourt Resources, sebagai pengelola Tambang Emas Martabe bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupatten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar pelatihan di aula Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapssel.

Pelatihan yang diikuti 25 orang kader kesehatan dari Batangtoru dan Muara Batangtoru, berlangsung selama 3 hari mulai 12 hingga 14 September 2017. Narasumber akan membekali para kader dengan pengetahuan mengenai situasi terkini dan program pemberantasan TB di Indonesia, bagaimana berkomunikasi secara efektif kepada masyarakat mengenai TB, hingga pendampingan pengobatan pasien.

Pada penutupan acara pelatihan, Kamis ((14/9), Senior Manager Community Relations and Community Development PT Agincourt Resources Pramana Triwahjudi mengatakan, berdasarkan World Health Organization (WHO) Global Tuberculosis Report 2016, Indonesia merupakan negara kedua dengan jumlah kasus TB terbanyak di dunia.

Bahkan katanya, penyakit TB ini menduduki peringkat keempat penyebab kematian, setelah penyakit kardiovaskuler. Adapun, terdapat 1 juta kasus TB baru per tahun di Indonesia, tapi hanya 32 persen yang terlaporkan, sementara 68 persen sisanya belum ditemukan atau tidak dilaporkan. 

Ini disebabkan kurangnya pengetahuan tentang TB di masyarakat sehingga seringkali mengakibatkan penderita terlambat mengobatinya.

“Kami bekerja sama denganPerkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) untuk melatih kader dari dua Kecamatan di lingkar tambang dan ini merupakan pelatihan pemberantasan TB pertama yang diselenggarakan PT Agincourt Resources,“ ujar Pramana.

Menurutnya, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam upaya penanggulangan TB. Selain itu, kami juga menargetkan para kader mampu membantu para penderita TB menjalani pengobatan hingga sembuh, sehingga akan menurunkan jumlah penderita TB di Batangtoru dan Muara Batangtoru.

“Tambang Emas Martabe berkomitmen penuh untuk selalu mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Tak hanya melalui berbagai pelatihan, peningkatan status kesehatan terutama dicapai melalui fasilitas kesehatan yang memadai, apalagi sebelumnya, pada awal September 2017, Tambang Emas Martabe telah menyerahterimakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk Puskesmas Batangtoru,“ paparnya.

Ditambahkannya, IPAL berfungsi untuk mengelola dan mengolah limbah cair baik grey water (air limbah dari pencucian baju dan piring), black water (air limbah dari kamar mandi), maupun limbah medis dari ruang operasi dan persalinan.

Selain itu juga, Tambang Emas Martabe juga memberikan bantuan peralatan kesehatan lain seperti tabung oksigen medis, boks bayi, timbangan bayi, dan sebagainya, perbaikan fasilitas meliputi renovasi ruang oksigen, penambahan jumlah WC dan instalasi air, serta renovasi ruang penanganan TB.

“Dengan keberadaan IPAL di Puskesmas Batangtoru, diharapkan air hasil pengolahan memenuhi baku mutu dan aman untuk lingkungan dan kami menargetkan peningkatan akreditasi Puskesmas Batangtoru,“ ungkap Pramana.

Perlu diketahui juga, Puskesmas Batangtoru merupakan program tanggung jawab sosial Tambang Emas Martabe pada bidang insfrastruktur. 

Puskesmas ini mulai dibangun pada November 2014 dan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan pada pertengahan 2015. Puskesmas yang dibangun dengan total biaya Rp.3,9 miliar ini memiliki luas 1.460 meter persegi.

“Kami akan terus mendukung dan mendorong perbaikan sistem teknis dan administrasinya. Saat ini Puskesmas Batangtoru sudah mendapatkan akreditasi Pratama. Puskesmas Batangtoru merupakan yang pertama mendapatkan akreditasi di Tapsel,“ jelasnya. 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapsel dr. Ismail Fahmi Ritonga, M.Kes mengapresiai kegiatan pelatihan pemberantasan penyakit TB bagi masyarakat di wilayah lingkar Tambang Martabe ini.

“Kegiatan ini sangat positif agar masyarakat mengetahui bahaya penyakit TB serta tata cara pencegahan dan penyembuhannya,“ ujar Ismail Fahmi.  (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

                                                                                   


Komentar