Tenda Bantuan RI telah Berdiri di Lokasi Pengungsi dari Rakhine State di Bangladesh

Redaksi: Sabtu, 23 September 2017 | 14.32.00

​Antrean para pengungsi untuk mendapatkan bantuan di tenda yang baru berdiri, Thaingkali, Ukhiya (21/9). (Foto: kemlu)



DHAKA, BANGLADESH| HARIAN9 
Pemasangan tenda di lokasi pengungsian, telah berhasil dilaksanakan, Kamis (21/9). Lokasi pemasangan tenda adalah di Thaingkali, Ukhiya yang menampung sekitar 60.000 orang pengungsi yang baru datang  dalam 3-7 hari.

"Hari ini [Kamis, red] tenda bantuan Indonesia telah dipasang di lokasi pengungsian. Bantuan Indonesia diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi yang telah sekian lama tidur beratapkan langit," demikian disampaikan oleh Dubes RI untuk Bangladesh, Rina Soemarno.

Cuaca yang cerah sejak pagi hari mendukung upaya pemasangan tenda. Namun keadaan cuaca yang cerah seperti ini dikhawatirkan tidak bertahan lama, karena diramalkan bahwa pada hari yang sama (21/9) hujan deras akan turun di daerah Cox's Bazar.

Tenda yang dipasang adalah jenis refugee tent dari BNPB yang mampu menampung 50 orang. Tenda tersebut juga dilengkapi dengan ventilasi dan alas agar para pengungsi tidak tidur di atas tanah.  

Barang bantuan lain yang masih terus didistribusikan yaitu makanan siap saji dan family kit. Sejumlah pengungsi, khususnya wanita dan anak-anak diutamakan dalam pendistribusian family kit tersebut.  Family kit terdiri dari sabun, shampoo, sikat dan pasta gigi, dan kotak P3K.

Sebanyak 74 ton bantuan kemanusiaan dari Indonesia telah sampai di Bangladesh dalam 8 kali pengiriman dengan pesawat C-130 TNI AU pada tanggal 14, 15, 16, dan 18 September 2017. 

Bantuan kemanusiaan tersebut berupa beras (30 ton), selimut (14.000), sarung (17.400) makanan siap saji (2490 paket), generator listrik (10 set) tenda besar (20 unit), tanki air fleksibel (10 unit), family kit (850 paket), pakaian (900 paket), gula pasir (1 ton), minyak goreng (325 boks) dan biskuit (2000 boks).

Seluruh barang bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis kepada District Commisioner (DC) of Chittagong, Md. Zillur Rahman Chowdhury sebagai wakil Pemerintah Bangladesh pada tanggal 14 September 2017. 

Adapun pengiriman berikutnya di tanggal 15, 16, dan 18 September 2017 disambut oleh Additional District Commisioner of Chittagong, Habibur Rahman.

Kerja sama KBRI Dhaka dengan Pemerintah Daerah setempat berjalan lancar, sehingga pemasangan tenda dan pendistribusian barang bantuan Indonesia dapat dipantau dengan baik. 

Pendistribusian bantuan dilakukan secara secara bertahap, berdasarkan pertimbangan Pemerintah Daerah mengenai daerah mana yang memerlukan barang-barang bantuan dari berbagai negara yang telah tiba di Bangladesh. (kemlu/03)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar