Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-4/ Mindiptana Data Potensi Longsor

Redaksi: Rabu, 13 September 2017 | 02.55.00


PAPUA SELATAN| HARIAN9 
Komandan Subkorwil-4/Mindiptana Mayor Inf Agung Wahyu Perkasa menyampaikan, pihaknya segera mengedukasi warga di sekitar wilayah yang terancam longsor, untuk tidak melakukan penebangan dan merusak hutan. Maka Tim Potensi Bencana Ekspedisi NKRI Subkorwil-4/Mindiptana mendata titik longsor di sekitaran Distrik Waropko. 

"Jika tidak segera diatasi ketika hujan turun dengan curah tinggi akan menyebabkan putusnya jalan utama yang menghubungkan beberapa Distrik di Mindiptana," ucapnya Senin (11/9/2017).

Menurutnya, bencana tanah longsor yang sering terjadi di wilayah Indonesia  merupakan akibat curah hujan yang besar Sebab, hujan terus-menerus dalam beberapa waktu, tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga menimbulkan longsor yang sering kali mengakibatkan korban jiwa. Kewaspadaan masyarakat menjadi hal yang sangat  penting untuk selalu tetap meningkatkan pengetahuan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan curah hujan tinggi. Dampak yang ditimbulkan seperti banjir,tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan yang licin.

“Upaya mengurangi potensi bencana dalam jangka panjang dengan melakukan penghijauan (Reboisasi) sehingga tidak ada bukit-bukit yang gundul, yang menyebabkan longsor ketika hujan lebat tiba”, tambahnya.

Dijelaskan, ekspedisi NKRI merupakan wujud sinergitas kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, kalangan pendidik dari perguruan tinggi, mahasiswa, para pencinta alam, organisasi kepemudaan, pramuka dan didukung masyarakat setempat yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk membangun Indonesia. Adapun tujuan dari Ekspedisi NKRI 2017 adalah mendata dan meneliti segala potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, mendorong peningkatan kesejahteraan sosial, menumbuhkan cinta tanah air, membangkitkan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan, memberikan teladan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam.

"Wilayah Ekspedisi 2017 dilaksanakan di 2 (dua) Korwil yaitu Korwil Merauke dengan wilayah Subkorwil-1/Asmat di kab. Asmat, Subkorwil-2/Mappi di kab. Mappi, subkorwil-3/Merauke di kab. Merauke dan Korwil Boven Digoel dengan wilayah subkorwil-4/Mindiptana di kab. Boven Digoel dan subkorwil-5/Tanah merah di kab. Boven Digoel," jelasnya

Diterangkannya, Materi yang dilaksanakan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 adalah serbuan teritorial atau pengabdian masyarakat, penelitian, dan penjelajahan. (Autentikasi:Pewira Penerangan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Selatan 2017, Lettu Inf Siswari) rel/o1.

Komentar