Warga Berharap Perhatian Bupati Perbaiki Titi Gantung

Redaksi: Rabu, 13 September 2017 | 03.45.00

 
Titi gantung yang menghubungkan desa Pagaran Tonga dan Purba Sinomba, Kecamatan Padang Bolak terlihat sudah rusak parah. Masyarakat berharap agar Pemkab Paluta segera memperbaikinya,  Selasa (12/9). (Foto : Riswandy)
PALUTA| HARIAN9
Masyarakat yang bermukim di desa Pagaran Tonga dan desa Purba Sinomba Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) berharap perhatian Bupati Paluta,  agar titi gantung yang menghubungkan desa mereka segera diperbaiki pihak Pemerintah. Pasalnya, setahun terakhir kondisi titi gantung tersebut sudah rusak parah. 

Akibat kerusakan titi gantung tersebut dalam setahun belakangan ini, cukup mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian maupun aktivitas masyarakat lainnya.

“Titi Gantung ini sudah rusak dalam setahun belakangan ini. Kondisi lantainya sudah banyak yang hancur, begitu juga dengan kayu penyokong sudah banyak rusak karena lapuk dan termakan usia,“ ujar Gembira Harahap (36)  salah satu warga desa Pagaran Tonga, Kecamatan Padang Bolak, Selasa (12/9).

Katanya, ‎titi gantung yang menghubungkan dua desa tersebut selama ini merupakan salah satu akses masyarakat untuk efisiensi dalam beberapa hal seperti pengangkutan hasil pertanian milik masyarakat. Selain itu, titi gantung tersebut juga menjadi penghubung dua desa tersebut yang kesehariannya dilalui oleh masyarakat terutama anak-anak sekolah dan masyarakat petani dari dua desa tersebut.

Menurutnya, rusaknya titi gantung ini sangat mengganggu  aktivitas warga yang rata-rata petani dan terutama anak-anak sekolah.Apalagi ini merupakan sarana penyeberangan satu satunya  yang menghubungkan dua desa tersebut.

“Kami berharap titi gantung ini secepatnya di perbaiki, karena kondisinya sudah rusak parah dan sering menjadi penghalang untuk pengangkutan hasil pertanian milik masyarakat,“ ujar Gembira Harahap.

Senada dikatakan salah satu warga daerah lain yang hendak menyeberang yang tidak mau disebutkan namanya  sering melewati titi gantung ini jika mau pergi dan pulang kerja ke salah satu kantor Dinas di daerah perkantoran  Pemkab Paluta di Desa Batu Tambun.

“Akibat rusak parahnya titi gantung ini, saya lebih sering lewat dari akses jalan yang melewati titi ini, hampir setiap hari pergi dan pulang kerja,soalnya lebih dekat dan lebih cepat kalau mau ke kantor,“ ungkapnya. (Wan9)

                                                                              


Komentar