18 Kilogram Ganja Tujuan Jatim Berhasil di Gagalkan Polisi

Redaksi: Selasa, 10 Oktober 2017 | 06.03.00

Polsek Pangkalan Berandan menggagalkan pasokan narkoba antar provinsi,  berikut menyita barang bukti sebanyak 18 bal atau sekitar 18 kilogram ganja kering yang dibungkus dengan alumunium foil, Jumat (6/10) pukul 05.45 WIB.  (Foto: Hermansyah)

LANGKAT| HARIAN9
Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Berandan menggagalkan pasokan narkoba antar provinsi,  berikut menyita barang bukti sebanyak 18 bal atau sekitar 18 kilogram ganja kering yang dibungkus dengan alumunium foil, Jumat (6/10) pukul 05.45 WIB. 

Tersangka EH alias Eko (36) warga RT 01 Desa Begal Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi Jawa Timur, yang ditangkap ketika berada di dalam bus penumpang umum Simpati Star BL-7556-AA, kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Pangkalan Berandan. 

Pembawa ganja tersebut ditangkap saat petugas menggelar sweping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya narkoba, di depan pos lantas Bukit Satu Polsek Pangkalan Berandan Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Berandan Barat Kabupaten Langkat.

Selain itu petugas juga menyita barang bukti dua HP,  tas ransel  dan kardus yang digunakan tersangka menyimpan ganja kering tersebut. 

Sebelumnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkotika jenis ganja.

Kemudian personel Polsek Pangkalan Berandan bersama Satuan Lalu lintas melakukan razia di lokasi tersebut. Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam bus.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan di dalam bus tersebut yang duduk dibangku nomor 21 yang membawa tas ransel dan berisi 3 bal daun ganja kering yang dibungkus dengan alumunium poil.

Selanjutnya petugas menanyakan kepada tersangka di mana lagi menyimpan ganja lainnya. Penumpang tersebut mengakui ada sekitar 15 bal daun ganja kering yang dimasukan didalam kotak kardus terletak didalam bagasi mobil sebelah kiri bus itu. 

Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kapolsek Pangkalan Berandan AKP J.M. Sitompul, ketika dikonfirmasi Harian9 via sambungan telepon seluler, Senin (9/10) membenarkan penangkapan tersebut

Berdasarkan keterangan tersangka kepada petugas, dia mengaku sebagai kurir dan dijanjikan upah sebesar Rp.18 juta jika berhasil mengantarkan ganja yang dibawanya ke Medan.

"Kurirnya mengaku saat diinterogasi, akan memperoleh upah mengantarnya sebesar Rp1 juta untuk setiap balnya. Namun saya tidak percaya, karena kita menemukan buku tabungan atas nama tersangka yang berisi uang puluhan juta," ujar Kapolsek. 

Saya menduga ganja ini mau dibawa tersangka ke Pulau Jawa dan di sana akan dijualnya,  karena dia mengaku belum menerima uang panjar sebagai uang jalan,  padahal uangnya banyak berada di dalam buku tabungannya. 

"Saya menduga ini akal-akalan pelaku yang mengaku sebagai kurir agar meringankan hukumannya. Karena tersangka memiliki uang sekitar Rp.20 jutaan yang berada di dalam buku tabungannya. Bisa saja dia membawa ganja ini ke tempat tinggalnya dan menjualnya disana," pungkas mantan Panit 2 Unit 1 Subdid 2 Ditreskrimsus Polda Sumut. (hs9) 
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar