Anggota DPRD Tapsel Naswardi Sialoho Imbau Warga Tapsel Waspada Bahaya Longsor dan Banjir

Redaksi: Rabu, 11 Oktober 2017 | 23.55.00

Anggota DPRD Tapsel H. Naswardi Sialoho, SH.  (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) H.Naswardi Sihaloho, SH menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tapsel agar lebih ekstra hati hati dan waspada selama musim penghujan karena bahaya banjir, tanah longsor dan pohon tumbang bisa sewaktu waktu datang.

Imbauan tersebut disampaikannya terkait bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah terutama di Kecamatan Angkola Barat dan Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten pada Senin (9/9) dini hari, yang menyebabkan satu rumah warga hanyut dan ratusan rumah terendam banjir akibat meluapnya sungai sangkunur di Kecamatan Angkola Sangkunur,  Kabupaten Tapsel dan longsor yng melanda Kecamatan Angkola Barat Kabupate Tapsel menyebabkan dua rumah diterjang material tanah longsor dan Jalinsum Angkola Barat amblas dan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

“ Walau tidak ada korban jiwa  dalam bencana longsor dan banjir tersebut namun masyarakat perlu berhati-hati, mengingat akhir tahun ini curah hujan diperkirakan cukup tinggi dan sangat rawan terhadap bencana, “ ujar anggota DPRD Tapsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) Angkola Barat, Angkola Selatan dan Angkola Sangkunur ini, Rabu (11/10).

Menurutnya, bencana kapan saja bisa terjadi, karena Allah SWT yang punya kehendak. Namun kita sebagai manusia harus tetap waspada serta tetap berserah diri dan yang paling utama tidak merusak alam.

“ Saya menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Tapsel khususnya di wlayah Barat Tapsel untuk tidak sembarangan melakukan penebangan hutan dan alih fungsi lahan, apalagi pada kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) dan hutan lindung, khususnya sekitar gunung Lubuk Raya yang berada di Kecamatan Angkola Barat, Batang Toru, Marancar dan Kecamatan Angkola Timur, “ imbaunya.

Terkait dengan bencana longsor, banjir dan rusaknya badan jalan, ia diminta kepada Pemkab Tapsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tapsel agar segera melakukan upaya perbaikan infrastruktur yang rusak tersebut agar tidak mengganggu transportasi, sehingga warga merasakan benar benar ada kehadiran pemerintah di lokasi.

“ Kepada para korban yang terkena bencana, politisi Partai NasDem ini mengharapkan agar para korban senantiasa sabar dan tabah menghadapinya karena musibah ini pasti ada khidmahnya untuk kita semua, “ terang Naswardi.

Terpisah, Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel Ibrahim Lubis melalui Sekretaris Umar Halomoan Daulay, S.Pd mengatakan, bencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Angkola Barat dan Kecamatan Angkola Sangkunur disebabkan hujan deras yang mnerpa wilayah Kabupaten Tapsel.

Dia menjelaskannya, rumah yang hanyut di Kecamatan Angkola Sangkunur berada di bantaran sungai Sangkunur dan saat sungai meluap rumah warga tersebut langsung terseret arus sungai yang deras.

“ Saat ini Pemkab Tapsel melalui BPBD Tapsel sedang melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat longsor dan banjir tersebut dan kami juga mengimbau kepada seluruh warga di Tapsel untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan masih tinggi, apalagi hampir seluruh wilayah di Tapsel rawan bancana alam, sehingga sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengingatkannya. Yang terpenting lagi , jangan membangun rumah di daerah aliran sungai (DAS) dan lereng bukit, “ tegas Umar.  (Wan9)


Komentar