Babinsa Lembengan Dampingi Pok Tani Podo Rukun Mengolah Lahan

Redaksi: Sabtu, 14 Oktober 2017 | 00.21.00

Babinsa Lembengan Kec Ledokombo Kab jember Serda Yudi S  bersama PPL melaksanakan Pendampingan Pengolahan lahan milik P Yuni seluas 0,5 hektare yang menggunakan alat mesin pertanian hand tractor, pada Kamis (12/10/2017) Pukul 08.00 WIB.  (Foto: Sis24) 

JEMBER| HARIAN9 
Babinsa Lembengan Kec Ledokombo Kab jember Serda Yudi S  bersama PPL melaksanakan Pendampingan Pengolahan lahan milik P Yuni seluas 0,5 hektare yang menggunakan alat mesin pertanian hand tractor, pada Kamis (12/10/2017) Pukul 08.00 WIB.

"Upaya penggunaan mesin pertanian tersebut dalam rangka percepatan tanam dan efektifitas biaya pengolahan lahan sehingga petani tidak terlalu terbebani pembiayaan pertanian yang cenderung mengurangi keuntungan petani itu sendiri," kata Serda Yudi S.

P Yuni pemilik lahan saat diwawancarai menyampaikan terima aksih kepada pendampingan Babinsa bersama PPL ini karena selama ini lebih intensif turun ke lahan sawah sehingga para petani dapat menjalankan pola tanamnya dengan baik dan efektif.

Seperti pengolahan lahan ini sendiri saya awalnya menggunakan tenaga hewan dan manusia namun kurang efektit karena lebih lama dan mahal,namun dengan menggunakan hand tractor ini bisa selesai 1 hari  dan besuk sudah siap tanam, tinggal bibitnya sudah siap apa belum.

Menyikapi kegiatan anggotanya tersebut Danramil 0824/06 Ledokombo saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa seluruh Babinsanya sudah diperintahkan untuk aktif turun kesawah, dampingi petani saat pengolahan lahan dan sarankan menggunakan mesin agar irit dan cepat pengerjaannya.

Demikian halnya Dandim 0824 Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi menyatakan apresiasi kepada jajaran utamanya Babinsa yang aktif turun kesawah sehingga hasil pertanian Kabupaten Jember semakin optimal produktifitasnya.

Upaya-upaya percepatan seperti itu memang sudah dianjurkan dilakukan kepada para petani namun belum semuanya mau memanfaatkan sarana mesin pertanian yang sudah tersedia, mereka masih mengandalkan tenaga manusia, namun saat ini sebagian besar sudah menyadari dan mau menggunakan mesin tersebut, hal ini berkat kegigihan PPL dan Babinsa dalam menyampaikan kemudahan dan keuntungannya kepada petani. (Sis24) 
Editor: Mardan H Siregar


Komentar