BNNK Tapsel Sosialisasi Penolakan Narkoba Di Desa Lobu Layan Sigordang

Redaksi: Kamis, 12 Oktober 2017 | 00.19.00

Kades Lobu Layan Sogordang Sumardi Hutasuhut bersama masyarakat serta Tim BNNK Tapsel mengikrarkan tolak narkoba usai acara kegiatan advokasi kebijakan P4GN di Desa Lobu Layan Sigordang Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel, Rabu (11/10). (Foto : Riswandy) 

TAPSEL| HARIAN9
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar kegiatan advokasi kebijakan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) berupa penolakan narkoba, bekerjasama dengan Pemerintah Desa Lobu Layan Sigordang Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapsel, di aula Kantor Kepala Desa setempat, Rabu (11/10)

Sosialisasi yang diikuti 40 orang peserta masing-masing dari aparat desa dan pemuda desa yang tergabung dalam organisasi Naposo Nauli Bulung (NNB) Desa Lobu Layan Sigordang, dihadiri Kepala Desa Sumardi Hutasuhut, tokoh adat  dan tokoh agama, serta narasumber dari BNNK Tapsel masing-masing Drs. Ali Basa dan Mancar Marbun.

Dalam sambutannya, Kepala BNNK Tapsel AKBP Siti Aminah Siregar melalui Kepala Tata Usaha Drs. Ali Basa Siregar mengatakan, saat ini narkoba sudah merajalela di Indonesia. Untuk itu dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat apabila ada keluarga yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba dapat menghubungi kantor BNN setempat.

“ Marilah kita ubah paradigma kita semua bahwa pecandu narkoba bukanlah merupakan aib keluarga yang harus kita tutup-tutupi, namun mereka adalah korban yang harus segera diobati, ditangani dan disembuhkan melalui rehabilitasi medis dan sosial, “ ujar Ali Basa.

Ia menambahkan sesuai UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 104 menyatakan, masyarakat mempunyai kesempatan seluas-luasnya untuk berperan serta membantu P4GN. Juga pada pasal 105 menyatakan, masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam P4GN.

“ Untuk itu diharapkan kepada semua peserta agar membuat kebijakan berupa komitmen bersama dalam P4GN di lingkungan masing-masing, agar  keluarga dan lingkungan masyarakat dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba, “ terangnya.

Kepala Desa Lobu Layan Sogordang Sumardi Hutasuhut menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNNK Tapsel dan kami mendukung seperti kegiatan advokasi ini, mudah-mudahan apa yang disampaikan narasumber nantinya dapat menambah wawasan pengetahuan dan dapat diaplikasikan kepada lingkungan keluarga dan tempat kerja serta lingkungan masyarakat, sehingga Desa Lobu Layan Sigordang dapat tercegah dari penyalahgunaan Narkoba.

Ia menambahkan sosialisasi menolak narkoba ini melibatkan aparat desa dan pemuda desa yang tergabung dalam NNB Desa Lobu Layan Sigordang, yang tujuannya agar masyarakat desa memahami akan bahaya narkoba sehingga terbebas dari peredaran barag haram tersebut.

“ Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Dana Desa TA 2017 yang dikelola oleh Desa Lobu Layan Sigordang, dengan sasaran seluruh masyarakat desa khususnya anak-anak muda desa, “ ujarnya.

Mancar Marbun salah satu narasumber menyampaikan kepada semua peserta sosialisasi, bahwa apapun jenis narkoba sangat berbahaya bagi agama dan diharapkan tindak lanjut acara ini harus dilakukan dengan pola asuh anak sejak dini, mengingat penyalahguna narkoba dilatarbelakangi orang bermasalah karena orang tua beraktivitas yang sangat tinggi alias super sibuk, sehingga kurangnya komunikasi, keteladanan dan kasih sayang orang tua terhadap anak akhirnya anak bisa terjerumus menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

“ Diharapkan kepada seluruh peserta advokasi agar menumbuhkan kembali komunikasi yang baik antara anak dan orang tua, menjadi orang tua yang teladan yang bisa dicontoh oleh anak, serta menyampaikan pesan resiko dan bahaya narkoba terhadap anak, “ ujar mancar Marbun.  (Wan9)
      

Komentar