Honorer dan BHL Dishub Unjuk Rasa Di Kantor Walikota

Redaksi: Rabu, 04 Oktober 2017 | 05.55.00

Kabid Lalin pada Dishub Kota Padangsidimpuan Edy Siregar SH saat memberikan keterangan pers terkait tuntutan para hinorer dan BHL Dishub Kota Padangsidimpuan yang berbuntut unjuk rasa di Kantor Walikota Padangsidimpuan, Senin (2/10).  (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Puluhan tenaga honorer dan Buruh Harian Lepas (BHL) pada Dinas Perhubungun (Dishub) Kota Padangsidimpuan berunjuk rasa di halaman Kantor Walikota Padangsidimpuan senin (2/10) sekira pukul 10:00 WIB.

Kedatangan para tenaga honor dan BHL Dishub Padangsidimpuan itu guna menuntut pembayaran honor yang telah tiga bulan lamanya belum juga dibayarkan oleh Pemko Padangsidimpuan melalui Dishub Kota Padangsidimpuan kepada para tenaga honorer.

Ironisnya, para tenaga honorer dan BHL tersebut sempat melakukan mogok kerja dan menuntut Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Padangsidimpuan Imran Hasibuan bertanggungjawab penuh atas nasib mereka.

“Kepada siapa lagi kami mengadu, kalau bukan kepada Bapak Walikota, selama ini kami cukup sabar tapi tidak ditanggapi sama sekali oleh Kadishub Kota Padangsidimpuan, Imran Hasibuan, yang hanya memberikan janji saja kepada kami, sementara sudah tiga bulan gaji kami belum dibayar, “ ujar seorang pengunjuk rasa yang namanya tidak mau disebutkannya.

"Para honorer dan BHL juga meminta kepada Bapak Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap untuk segera mencopot Kadishub Imran Hasibuan, karena selain melakukan korupsi atas gaji para honorer Kadishub juga telah membangun Dinasti keluarga di dinas yang dia pimpin ini “ bebernya.

Sementara Kadis Perhubungan Kota Padangsidimpuan Imran hasibuan belum bisa menjawab tuntutan tenaga honornya dan ia nampak bergegas masuk ke ruang kerja Walikota didampingi Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin) Edy Siregar SH.

“Betul kami dipanggil oleh Bapak Walikota Padangsidimpuan, terkait pembayaran gaji honorer dan BHL yang belum terbayarkan sampai saat ini,“ sebut Kabid Lalin Edy Siregar SH usai keluar dari ruang kerja Walikota.

Dijelaskannya, terkait keputusan Walikota Padangsidimpuan atas pemanggilan tersebut. 

"Kalau permasalahan yang terjadi di Dishub tidak diselesaikan dalam tempo satu minggu, Kadishub bersama Kabid Lalin siap dicopot dari jabatannya,“ jelasnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 

    


Komentar