Irjen Pol Paulus Waterpauw Paparkan Pembuatan SIM Palsu

Redaksi: Minggu, 01 Oktober 2017 | 12.29.00

Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw didampingi Dirreskrimum Kombes Andi Rian Djajadi, SIK, SH, perlihatkan SIM palsu. (Foto: Joko Hendro)


MEDAN| HARIAN9
Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw, SH, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting, SH, Dirreskrimum Kombes Pol Andi Rian Djajadi, SIK, SH, dan petinggi Poldasu lainnya memaparkan cara pembuatan SIM palsu di Jalan Bakti Luhur Gang Sairun No. 09 Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (30/9/2017) siang.

Dari pelapor dan korban Feri Kustoni, SH, pekerjaan Polri warga Jalan SM Raja No. 60 Medan Tanjung Morawa dengan Dasar : Laporan Polisi/1201/1X/2017SPKT II tanggal 28 September 2017.

Hasil penangkapan terhadap 3 tersangka yaitu, Herman Pohan (34), Irwansyah Lubis alias Bokir (33) dan Ridha Fahmi Ismiadi (37) pekerjaan Polri.

Kepada Wartawan, Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw, SH, mengatakan, anggota Reserse Kriminal Umum Polda Sumut telah menangkap 3 tersangka Pembuat SIM palsu, dengan modus membeli SIM bekas lalu dipalsukan dan diedarkan.

SIM palsu yang saat ini telah beredar di masyarakat Medan sebanyak 46 lembar, dan 33 lembar siap untuk diedarkan dan belum beredar sedang dalam proses.

SIM C dihargai Rp. 450.000/lembar, SIM A dibandrol dengan harga Rp. 600.000/ lembar, sedangkan SIM B Rp. 650.000/lembarnya.

Barang bukti yang diamankan, 33 SIM palsu, 80 SIM bekas yang tidak dipakai dan telah di hapus photo identitas yang dibuat dan menjadi SIM palsu, 8 buah gunting, 2 pisau kecil, 1 pulpen, 1 buku notes kecil catatan nama pemesan.

Dan 1 kotak kecil berisi plastik laminating, 1 lembar daftar SIM berikut no. handphone pemesan, 17 lembar photo copy identitas kasat lantas Poltabes Medan yang terdapat tanda tangan, 1 buah rol besi ukuran 30 cm. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar









Komentar